Nasib Ratusan PPPK di Sampang Digantung

  • Whatsapp
DIGANTUNG: Nasib ratusan PPPK di Kabupaten Sampang yang sudah dinyatakan lulus tes beberapa bulan lalu, hingga kini belum ada kejelasan.

Kabarmadura.id/Sampang-Sebanyak 441 pegawai kategori II (K-2) meliputi guru, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian di Kabupaten Sampang, nasibnya tak jelas. Pasalnya, meski sudah memenuhi passing grade penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja (PPPK), namun nasib ratusan PPPK itu, masih buram.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang Arif Lukman Hidayat mengatakan, ketentuan nasib ratusan PPPK itu, masih menunggu keputusan dari bupati.

Pihaknya mengungkapkan, untuk kepastian formasi yang akan diambil, nantinya akan  disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.

“Sampai saat ini belum ada keputusan dari pak bupati, SKnya belum turun, berapa yang diterima dan tidak, kami tidak tahu pasti, karena itu kebijakan pimpinan,” ucapnya, Selasa (27/8).

Dia menjelaskan, berkas PPPK yang lulus tes itu, saat ini masih ada di pimpinan. Menurut dia, kendati di kabupaten lain sudah ada yang diumumkan penerimaannya, akan tetapi sampai saat ini, Bupati Sampang belum memberikan kejalsan terkait tindak lanjut rekrutmen PPPK tersebut.

Pria yang akrab disapa Yoyok itu menyampaikan, tidak semua PPPK yang dinyatakan lulus tes bisa secara otomatis dinyatakan lulus seleksi, karena penerimaan disesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupan pemerintah daerah dalam membayar honor PPPK, mengingat pembiayaan honor itu dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Kemungkinan saat ini masih proses penghitungan anggaran untuk membayar honor dan penyesuaian dengan kebutuhan, tetapi pastinya nunggu keputusan bupati,” terangnya.

Disinggung soal ada dan tidaknya rekrutmen PPPK tahun ini, Yoyok mengaku masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat. Tetapi,  berdasarkan informasi yang diterima, rekrutmen PPPK dan CPNS direncanakan kembali dilakukan tahun ini, namun kuota dan formasi belum diketahui secara detail.

“Informasinya ada, tetapi kami masih menunggu surat resmi dari pusat, sehingga bisa diketahui kebutuhannya,”tukasnya.

Untuk diketahui, jumlah peserta K-2 yang boleh mendaftar PPPK di Sampang pada 2018 lalu, tercatat sebanyak 1.300 orang. Namun, K-2 yang mendaftar PPPK hanya berjumlah 935 orang, sedangkan peserta yang memenuhi passing grade pada tes penerimaan beberapa bulan lalu, sebanyak 441 orang. Sementara formasi penerima PPPK di kota Bahari sampai saat ini belum ada kejelasan. (sub/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *