oleh

Nelayan Ancam Tutup PPI  Camplong

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Sejak beberapa tahun lalu, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Camplong, Sampang tidak lagi dikelola pemerintah daerah. Akhir-akhir ini lokasi itu dijadikan tempat perbaikan alat tangkap nelayan. Itu dilakukan  sebagai bentuk protes kepada pengelola yang saat ini sudah dikuasai pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Salah satu nelayan di Kecamatan Camplong, Sampang, Saliman, mengaku mempunyai harapan besar terhadap pemanfaatan PPI. Sebab akan membuat nelayan semakin mudah melakukan penjualan. “Kami berharap disini dimanfaatkan dengan baik. Tentunya untuk kenyamanan nelayan,” kata Salinan.

Dia mengatakan, pembangunan PPI dibangun sebagai sentra perdagangan nelayan. Baik nelayan di sekitar Camplong dan kota. Namun, setelah pengelolaan diganti provinsi keberadaan PPI bisa beralih fungsi. Sehingga nelayan melakukan gerakan protes.

“Kami sepakat perbaikan alat tangkap dilakukan disini. Ini sebagai protes bahwa kami bisa memanfaatkan tempat ini. Jika pengelola yang baru tidak bisa memfasilitasi keperluan nelayan akan kami tutup tempat ini,” ucapnya.

Catatan Kabar Madura, aset PPI beralih ke Pemprov sejak tahun 2014. Sejak diterbitkannya, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Sejak itu pemerintah Sampang tidak punya hak mengelola.

Bahkan, Pemkab Sampang sempat mengajukan pengelolaan PPI. Meski aset tetap dimiliki pemprov. Tapi upaya itu tidak disetujui. Sementara pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pembangunan PPI sejak tahun 2005.

Sayangnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Sampang, Wahyu Prihartono belum memberikan tanggapan. Berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya tidak tersambung. (km54/mam)

Komentar

News Feed