oleh

Nelayan Terdampak Covid-19 Belum Dapat Bantuan

Kabarmadura.id/SUMENEP-Rencana pemberian bantuan dari pemerintah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kepada nelayan di Sumenep untuk yang terdampak Covid-19 terancam gagal. Pasalnya, Bantuan tersebut masih belum ada respon positif.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sumenep Arif Rusdi mengatakan, bantuan khusus nelayan terdampak Covid-19 hingga saat ini tidak ada kejelasan. Bahkan, dari Pemprov Jatim belum ada kabar baik.

“Bantuan nelayan terdampak Covid-19 masih belum ada kejelasan, yang penting kami sudah mengajukan,” katanya Rabu 12/8).

Dijelaskan, bantuan khusus nelayan diajukan sebanyak 22.350 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19. Pihaknya beralasan, masih menunggu Pemprov Jatim. Koordinasi berkali-kali dari pemprov Jatim masih belum ada respon yang baik.

Dirinya mengakui, paling banyak KPM yang akan menerima rata-rata dari kepulauan, khususnya di daerah Sapeken. “Jika berbentuk uang nantinya masing-masing mendapatkan Rp600 per bulan. Dan jika berbentuk barang, akan ada sembako beras dan alat dapur lainnya,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, pembatasan ruang gerak membuat nelayan selama beberapa minggu menghentikan aktivitas melaut. Hal ini yang membuat mereka menjadi masyarakat yang rentan terdampak dari Covid-19 ini.

Sehingga, para nelayan layan diberi bantuan termasuk harga ikan hari ini. Oleh karena itu, Bantuan khusus nelayan segera diproses cepat untuk mendapatkan bantuan.

“Jangan hanya mengajukan. Tetapi, wujud nyata juga segera direalisasikan,” paparnya.

Dijelaskan, Pandemi Covid-19 dinilai mengubah banyak hal, termasuk di sektor perikanan dan kelautan. Nasib nelayan saat ini terpuruk akibat anjloknya harga ikan. “Saya berharap agar bantuan terlaksana,” ujar dia. (imd/ong)

Komentar

News Feed