oleh

New Normal Aktivitas Pesantren di Pamekasan Akan Dikuatkan dengan Regulasi

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Penerapan new normal di beberapa daerah di Indonesia, mempertegas kesiapan Kabupaten Pamekasan untuk menindaklanjutinya ke sejumlah pesantren.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan, untuk penerapan new normal di beberapa pesantren, akan diterapkan pola yang berdasarkan protokol kesehatan Covid-19. Saat ini, persiapannyasudah mulai dikonsep.

Sedangkan dalam penanganan wabahCovid-19, sudah dilakukan beberapa evaluasi dan diperbaiki, mulai dari memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga jarak, hingga mematuhi protokol Covid-19.

“Dengan peristiwa itu, kami dengan forkopimda mengevaluasi beberapa langkah yang dilakukan saat ini untuk kemudian menyusun roadmap baru karena secara sosiologis, keadaannya sudah berbeda,”ungkapnya. (22/6/2020).

Untuk menekan potensi penularan Covid-19 di lingkungan pesantren, Bupati Baddrut memastikan akan mempersiapkan regulasi tentang tatanan baru dibeberapa pesantren di Pamekasan. Terlebih, untuk menghindari terciptanya klaster baru dari lingkungan pesantren.

Pemkab Pamekasan mencatat, jumlah santri yang mondok di Pamekasan dan asal Pamekasan yang mondok diluar Pamekasan sebanyak 65.059 orang.

“Kita hitung asumsi tempat tidur dengan santri jumlah sekian,lalu menggunankan pendekatan new normal, itu kira-kira ditempati oleh beberapa orang, kemudian untuk musala atau masjid dengan menerapkan new normal dengan standar masker dan jarak cuci tangan hidup sehat, ini kira-kira kami bisa mensubsidi apa,”  terangnya.

Sejumlah dokter ahli juga diundang untuk mengkaji kebijakan bidang kesehatan, dan para ahli anggaran untuk menghitung dan memperkirakan dana yang dibutuhkan, sehingga dapat diambil keputusan yang objektif.

“Kalau dari dana refocusing, kamimaksimalkan dari hulu, seperti bantuan sosial kepada guru ngaji hulunya, ini kita membutuhkan berapa anggaran yang cukup,ulasnya.

Namun dia tetap berharap peran serta dan dukungan dari semua kalangan, agar kebijakan tersebut akan berjalan dengan baik.

“Tidak ada sukses sendiri, sukses itu mesti bersama-sama,”pungkasnya. (rul/waw)

 

Komentar

News Feed