oleh

Niat Bangkit Persesa Tanpa Diimbangi Fasilitas

Kabarmadura.id/SAMPANG-Persesa Sampang menjadi salah satu kontestan Liga 3 zona Jawa Timur (Jatim). Sayangnya, upaya bangkit Persesa Sampang dari keterpurukan, tidak diimbangi dengan keberadaan stadion sebagai fasilitas pendukung utama. Alhasil, klub berjuluk Laskar Trunojoyo itu harus harus numpang di luar Sampang demi hasrat kebangkitan.

“Salah satu faktor utama klub itu jelas keberadaan stadion sebagai homebase kita sebagai salah satu peserta Liga 3 yang akan bergulir bulan Juli nanti, namun masyarakat Sampang sendiri sudah paham dan tahu kalau di Sampang ini tidak ada stadion yang mendukung Persesa,” kata Ketua Tim Seleksi Persesa Sampang Busiri.

Untuk mengarungi ketatnya persaingan Liga 3, Busiri tetap akan memperjuangkan lapangan Wijaya Kusuma yang berada di jantung Kota Sampang, bahkan lapangan di Kecamatan Torjun yang kini mulai disolek guna menjadi lapangan utama Persesa Sampang nantinya.

“Namun jika lapangan ini tidak masuk klasifikasi, kami akan mencari jalur alternatif, yakni menggunakan lapangan di Kabupaten Pamekasan dan Bangkalan,” tambahnya.

Upayanya itu, karena dia menyadari, menggunakan stadion di luar Sampang jelas akan berdampak terhadap membengkaknya finansial. Kondisi tersebut sudah terjadi pada tahun sebelumnya, di mana Persesa menggunakan stadion Gelora Madura Ratu Pemellingan Kabupaten Pamekasan.

“Jelas ini berdampak pada pengeluaran tim karena nantinya stadion yang akan digunakan menggunakan sistem sewa, dan itu dialami kompetisi 2018 lalu,” imbuhnya.

Kondisi stadion tersebut, sudah dikomunikasikan dengan manajemen Persesa Sampang, dengan rumusan bahwa keberadaan stadion menjadi tanggung jawab manajemen.

“Kami fokus pada permainan tim, dan ini yang ditegaskan oleh ketua Persesa sendiri,” tandasnya. (awe/waw)

Komentar

News Feed