oleh

Niatnya Sekedar Olahraga, Malah Juarai Porprov

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Kurnia Sandy Atlet muda kelahiran Bangkalan menjadi salah satu peraih medali pada pekan olahraga provinsi (Poprov) Jawa timur Cabang pencak silat tahun lalu. Kecintaan Sandy pada pencak silat sejatinya baru dimulai saat memasuki bangku sekolah menengah pertama (SMP) dengan pilihan balajar di perguruan pencak silat PPS Jokotole Bangkalan.

Semangat latihan yang dijalani di PPS Jokotole, Sandy yang mengawali aktivitas pencak silat dari nol, tidak bisa langsung membuahkan hasil. Butuh 4 bulan latihan untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk melirik potensinya.

“Pelatih saya menawarkan untuk mengikuti pertandingan antar perguruan jokotole se-Kabupaten Bangkalan,” kata Sandy, Kamis (19/11/2020) sambil menjelaskan jika pelatih memandang dirinya punya bakat di bidang silat.

“Semangat saya lebih berlipat-lipat ganda lebih semangat dari sebelumnya dan saya percaya sepenuhnya kepada pelatih saya,” lanjutnya.

Katanya, sejak siang hingga sore malam hanya dia gunakan latihan, kurang lebihnya selama 2 bulan. Hasilnya, dia mendapatkan juara 1 dan dinyatakan pesilat terbaik dalam kejuaraan antar cabang PPS Jokotole di Bangkalan. Setelah itu dia mulai dipandang oleh tim pelatih pusat PPS Jokotole yang bertempat di Jalan Asrama TNI AD Kampung Barat Leke. Dimana disitu adalah pusat dari PPS Jokotole di Bangkalan berada.

“Akhirnya saya diminta untuk pemusatan latihan di sana bersama para teman-teman lainnya yang menjuarai di kelas silat masing-masing,” terang lelaki yang baru lulus dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bangkalan ini.

Bulan demi bulan Sandy lewati menjalani pemusatan latihan, dan untuk pertama kalinya dia mengikuti kejuaraan di Surabaya yang mencakup semua perguruan yang ada di Jawa Timur.

Latihan jangka panjang sudah dia lewati. Berkat doa dan semangat dorongan dari pelatihnya, orang tua dan rekan-nya, dia mampu menjuarai di pertandingan di Surabaya itu. Begitu pula dengan pertandingan demi pertandingan sudah dia  ikuti.

“Saya menjadi atlet Bangkalan selama kurang lebih 4 tahun dan Alhamdulillah saya yang selalu menempati kelas saya untuk mengikuti pertandingan mewakili Bangkalan di kancah Jawa Timur,” tuturnya.

Selama latihan di PPS Jokotole Bangkalan, ada pelajaran yang sangat berarti baginya. Selama berada di sana dia banyak belajar. Bahkan soal spiritual, bagaimana dia tetap melaksanakan yang sudah menjadi kewajiban sebagai umat islam. Sebab, dia menyampaikan, hanya latihan tidak akan bisa menjadi juara.

“Bisa terus membanggakan kedua orang tua, pelatih dan nama baik perguruan,” tukasnya.

Karena usia Sandy yang masih belum genap 20 tahun itu. Untuk perlombaan pekan olahraga nasional (PON) dia harus bersabar terlebih dahulu. Sandy merupakan anak berprestasi asli Bangkalan yang lahir April 2002 lalu. (ina/bri)

Deretan prestasi Sandy:

  1. Kejuaraan cabang seluruh jokotole bangkalan juara 1 tanding kelas E pra remaja putra + pesilat terbaik
  2. WHP open surabaya juara 1 tanding kelas E pra remaja putra
  3. juara 1 tanding kelas B Remaja putra sumenep open pencak silat se indonesia
  4. juara 1 tanding kelas B remaja putra kejurkab bangkalan th 2016
  5. juara 2 tanding kelas B remaja kejuaraan provinsi jawa timur di sidoarjo
  6. .juara 2 tanding kelas B remaja putra jakarta open championship
  7. juara 1 tanding kelas B remaja putra Yogyakarta open championship
  8. Juara 1 tanding kelas B remaja putra surabaya open championship
  9. Juara 3 Seni Berpasangan putra piala rektor unesa ke 1 se jatim
  10. Juara 1 Kelas B dewasa putra seleksi menuju porprov
  11. juara 3 kelas B dewasa putra PORPROV Jatim 2019

Komentar

News Feed