Nihil Anggaran Revitalisasi Pasar Tahun Ini 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BUTUH ANGGARAN: Kondisi Pasar Kolpajung Kabupaten Pamekasan, memprihatinkan dan membutuhkan revitalisasi.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Kegiatan revitalisasi pasar di Kabupaten Pamekasan, tidak bisa tergelar tahun ini. Sebab, pemkab tidak menganggarkan kegiatan tersebut tahun ini, hanya dana operasional untuk kegiatan rutin di tahun 2021. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Ahmad Sjaifuddin, Minggu (07/02/2021).

Menurutnya, kegiatan untuk pasar ke depan hanya seputar operasional dan kebutuhan pokok lainnya, seperti gaji para petugas di pasar. Pihaknya mengaku, sudah mengusulkan untuk anggaran revitalisasi pasar pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021, hanya saja tidak dianggarkan lantaran keterbatasan dana.

“Tidak ada, anggarannya tidak ada. Uangnya tidak ada, karena anggaran kami terbatas,” ungkapnya.

Selain tidak teranggarkan, mendahulukan anggaran untuk belanja rutin. Meski begitu, dari 13 pasar yang ada di daerah yang identik dengan slogan Gerbang Salam, masih banyak kondisi pasar yang memprihatinkan dan membutuhkan revitalisasi. Menurutnya, kegiatan revitalisasi pasar sejatinya sangat penting guna merawat pasar dengan memperbaiki sejumlah infrastruktur yang tidak layak dan membutuhkan pembenahan.

Sebab, lanjut Ahmad Sjaifuddin memaparkan terdapat sejumlah pasar yang membutuhkan revitalisasi. Seperti, Pasar Kolpajung dan Pasar Waru. Kondisi dua pasar itu, memang sengaja dibiarkan tidak karuan. Sebab, menunggu anggaran dari pemerintah pusat untuk biaya pembangunan kedua pasar.

“Tapi tidak adanya anggaran revitalisasi itu, masih bersifat sementara. Kami, berharap akan ada perubahan anggaran, sehingga kegiatan revitalisasi bisa dilaksanakan. Mungkin nanti ada perubahan aturan atau di PAK ada anggaran. Kami masih belum tahu,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan, Moh. Ali meminta agar Disperindag memaksimalkan anggaran yang ada untuk sementara waktu. Bahkan, menyarankan jika ada sejumlah kegiatan yang membutuhkan anggaran lebih,  diusulkan kepada tim anggaran eksekutif.

Menurutnya, aktivitas warga di pasar merupakan bagian dari kegiatan ekonomi yang banyak melakukan perputaran uang. Sehingga, membutuhkan perhatian pemerintah guna meningkatkan perekonomian daerah. “Aktivitas ekonomi memerlukan fasilitas dari pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Usulkan jika perlu anggaran,”  sarannya. (ali/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *