oleh

Nihil Landasan, Pengadaan Kontainer Belum Bisa Direalisasikan

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Hingga saat ini, pengadaan kontainer di Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, tidak kunjung terealisasi. Padahal, ketersediaan kontainer di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, sudah disediakan sajak tahun lalu.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Saronggi Iptu Wahyudi Kusdarmawan mengatakan, belum terpasangnya kontainer lantaran kenakalan pihak desa. Yakni belum menyiapkan landasan sebagai tempat kontainer. “Itu memang kenakalan dari kadesnya,” ujarnya, Selasa (2/3/2021)

Pihaknya mengaku, sempat menegur pihak camat serta kades. Namun, hingga saat ini tidak ada tindak lanjut mengenai landasan  tersebut. “Ini bukan kesalahan pak camat, tapi dari pihak kades, silahkan tanya pada pak kadesnya,” ucapnya.

Dia berharap, kontainer segera terpasang untuk ketertiban jalan. Sebab, keberadaan sampah cukup mengganggu setiap orang yang hendak lewat di daerah Desa Tanah Merah. “Harusnya sudah terpasang, bukan sekedar janji,” ucap pria yang akrab disapa Wahyudi itu.

Senada diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Sumenep Agus Salam. Menurutnya, tidak ada kejelasan mengenai landasan yang rencananya akan dibangun kades dan camat mengakibatkan ketersediaan kontainer tidak bisa direalisasikan.

“Dampaknya, terpaksa harus mengangkut sampah dari Tanah Merah ke tempat pembuangan akhir (TPA) secara berkala. Kadang 3 hari, kadang satu minggu pengangkutan sampah kami lakukan,” kesalnya.

Sementara itu, Camat Saronggi Moh. Hanafi menuturkan masih menunggu kades untuk pembangunan landasan kontainer. “Jika kades mengamini pembangunan landasar, maka kontainer cepat terpasang,” tuturnya.

Diketahui, keberadaan sampah di Desa Tanah Merah hingga saat ini masih bertebaran dan bau busuk. Sebab, masyarakat membuang sampah sembarangan meski sudah jelas adanya larangan membuang sampah.

Bahkan, bukan hanya warga Saronggi yang membuang sampah. Tetapi, warga luar juga membuang sampah di area Desa Tana Merah. “Jika tidak cepat dibangun landasan. Maka sangat meresahkan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Kades Tanah Merah Wawan mengaku, tidak dibangunnya landasan karena butuh anggaran. Saat ini, pembangunan landasan diserahkan pada desa. Sehingga, menunggu pencairan dana dari desa. Sayangnya, pihak desa tidak menyebut nominal dana tersebut.

“Sekali membangun harus kuat. Sehingga, butuh anggaran untuk pembangunan landasan itu,” responnya. (imd/ito)

 

Komentar

News Feed