Nihil Penyerapan Garam di Kabupaten Sampang, Petambak Ketar-Ketir Mengelola Lahan

  • Bagikan
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MINIM PRODUKSI: Jumlah produksi garam di Kabupaten Sampang semakin menurun, setelah harga anjlok.

KABARMADURA.ID, SUMENEP  – Akhir tahun 2020,  PT Garam maupun perusahaan swasta tidak melakukan penyerapan garam rakyat. Akibatnya, para petambak meradang akibat nihilnya serapan tersebut. Saat ini, mereka berharap ada kepastian penyerapan garam untuk modal masa penggarapan tahun ini.

Pantauan Kabar Madura, nyaris semua tambak garam tidak dikelola oleh petani. Bahkan, sebagian besar tidak dirawat. Akibatnya, prediksi produksi garam di Kabupaten Sampang semakin sedikit, jika penyerapan tidak dilakukan sebelum pertengahan tahun.

“Stok garam sekarang masih banyak, jika tidak ada penyerapan awal tahun dan stok garam tidak akan berkurang. Bisa jadi, petambak semakin sedikit tahun ini yang menggarap lahannya,” ucap Zarnuji, (38), salah satu petambak di Desa Aeng Sareh, Kamis (07/01/2021).

Diungkapkan, dengan harga murah petambak  hanya mendapatkan keuntungan tidak banyak. Bahkan, sangat rentan merugi. Apalagi, saat ini tidak ada penyerapan yang mengakibatkan garam tidak laku. Kondisi tersebut, akan semakin merugikan.

“Kalau dulu, banyak yang ditimbun karena memang banyak produksi. Sekarang tidak ada garam, bukan karena laku terjual. Tapi banyak petambak yang diprediksi istirahat mengelola lahannya. Karena, modal untuk produksi garam hingga panen tidak sedikit,” ungkapnya.

Menurutnya, jika banyak tambak tidak dikelola, maka akan semakin banyak pengangguran. Seperti, kuli mantong dan semacamnya tidak ada pekerjaan. Sebab, mereka dibayar oleh pemilik lahan saat panen garam.

Terpisah, Manager Corporate Communications PT Garam, Miftahol Arifin mengaku belum bisa memastikan soal penyerapan, dengan dalih stok garam masih banyak.  “Stok garam masih banyak di gudang kami. Sehingga penyerapan belum kami pastikan. Terkecuali ada kebijakan baru dari pimpinan,” responnya singkat.  (man/ito)

Baca juga  EO Hanya Titipkan Dana Rp1,5 Juta untuk Perbaikan Lapangan Wijaya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan