Nihil RAT, Ancam Cabut Pendirian Koperasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) BUBARKAN: Pembubaran UMKM jenis koperasi akan dicabut. Sebab, tidak melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Puluhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sudah terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sumenep dicabut, lantaran tidak aktif. Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pendaftaran dan Legalisasi Pendirian Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Sumenep Moh. Bahar, Minggu (7/2/2021).

Menurutnya, dasar pencabutan berdasarkan SK Menkop UKM RI nomor 65/Kep/M.KUKM.2/VII/2017 tentang Pembubaran Koperasi. “Pada tahun 2020, ada sebanyak 26 lebih yang dilakukan pencabutan. Sisa saat ini sebanyak 143 dari jumlah 169 usaha koperasi.  Sisa saat ini akan dilakukan pencabutan lagi, sebanyak 20 lebih,” katanya.

Pihaknya menegaskan, salah satu faktor dicabutnya pendirian koperasi dan UMKM yakni mandeknya usaha, serta tidak dapat melakukan rapat anggota tahunan (RAT) selama 3 hingga 5 tahun. Jumlah koperasi tidak menjadi penentu keberhasilan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. “Koperasi sedikit tapi berkualitas justru lebih baik,” tegasnya.

Moh. Bahar menuturkan, instansinya saat ini tengah melakukan validasi dan verifikasi terkait dengan koperasi-koperasi yang akan dicabut. Jika hasilnya positif, bahwa ratusan koperasi sudah tidak ada aktivitas, maka menutup secara paksa.. “Kami akan cabut,” ancamnya.

Sebelumnya, anggota komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, salah satu unsur agar koperasi itu bisa sehat, perlu pengawasan yang rutin dan intens. Menurutnya tanpa pengawasan, koperasi akan berbuat semaunya sendiri. “Jika demikian, harusnya Dinas Koperasi dan UMKM optimalkan sosialisasi, jangan hanya cenderung menyalahkan pemilik koperasi,” pungkasnya. (imd/km58)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *