oleh

Nilai Kesadaran Masyarakat untuk Validasi Data Rendah

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Kabupaten Sumenep Wahasah menungatarakan, kesadaran masyarakat untuk memvalidasi data identitas kependudukan sangat rendah. Akibatnya, banyak data tidak sesuai dengan kenyataan, misalnya yang berkaitan dengan pendidikan terakhir, pernikahan dan seterusnya.

“Saya tangani sendiri, jika salah satu  yang saya minta tidak ada saya suruh ambil terutama ijazah, kalau tidak saya tidak akan memproses. Wajar di Sumenep angka tidak sekolah tetap tinggi, kadang karena tidak ingin bolak balik bilang tidak tamat belajar,” katanya, kemarin.

Padahal jika dicoba dipastikan, ternyata banyak yang yang sudah lulus sekolah menengah atas (SMA) sederajat. Termasuk persoalan perubahan status perkawinan di KTP yang masih tetap belum kawin.

“Karena ketika diminta buku nikahnya bilang tidak punya, padahal malas yang mau jemput ke rumahnya, mereka itu hanya memikirkan jangka pendek, asal selesai. Valid atau tidaknya tidak menjadi persoalan,” imbuhnya.

Kendati demikian ia juga menghimbau kepada masyarakat agar melakukan validasi data dengan baik, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Pokoknya, jangan hanya ketika ada kebutuhan. Tolong diperhatikan jauh-jauh hari, karena jika terjadi sesuatu pasti yang akan ditanyakan adalah kevalidan data,” pungkasnya. (ara/pai)

 

Komentar

News Feed