oleh

Nilai Separuh Peserta UNBK di Pamekasan Kurang dari 55

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMA/SMK di Pamekasan, telah diumumkan pada Senin, 13 Mei 2019. Namun, hasilnya masih mengecewakan. Sebab, 50 persen dari seluruh siswa SMA/SMK peserta UNBK, rata-rata nilainya di bawah 55.

Rata-rata nilai tersebut, berdasarkan Keputusan BSNP Nomor 0047/P/BSNP/XI/2018 untuk POS UN, kategori sangat baik, jika nilai UN lebih besar dari 85 (delapan puluh lima) dan lebih kecil dari atau sama dengan 100 (seratus). Kemudian berkategori baik, jika nilai lebih besar dari 70 (tujuh puluh) dan lebih kecil dari atau sama dengan 85 (delapan puluh lima).

Kemudian kategori cukup, jika nilai lebih besar dari 55 (lima puluh lima) dan lebih kecil dari atau sama dengan 70 (tujuh puluh) dan kurang, jika nilai lebih kecil dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima).

 

Namun Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pamekasan Slamet Goestiantoko mengatakan, walaupun masih banyak nilai di bawah 5,5, pelaksanaan UNBK tahun 2019 sudah ada perkembangan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 lalu, terdapat 80 persen nilainya di bawah 5,5.

“Nilai 5,5 ke bawah ini akan senantiasa menjadi evaluasi kami,” katanya, Selasa (14/5).

Salah satu contohnya, di tingkat SMK misalnya, tahun 2018 dari 220.958 peserta UN, 78,88 persennya meraih nilai di bawah 55. Sementara tahun 2019 ini, dari 229.450 peserta UN, terdapat 75,42 persen peserta mendapat nilai di bawah 55.

Sementara untuk SMA, di tahun 2018 dari 172.105 peserta terdapat 85,3 persen siswa mendapat nilai di bawah 55. Sedangkan tahun ini dari 175.793 terdapat 52,29 persen siswa mendapat nilai di bawah 55.

Dijelaskan, nilai di bawah 55 sudah berkurang, ini lompatan yang luar biasa. Nanti ada pemetaan sekolah yang jadi best practice. Kalau tahun lalu yang menentukan tidak lulus mungkin masih jadi masalah, tetapi sekarang yang menentukan sepenuhnya sekolah.

“Berdasarkan DKHUN yang dibagikan, meskipun presentase nilai siswa di bawah 55 masih tinggi tetapi jumlahnya mulai berkurang,” bebernya.

Pada tahun 2019 terdapat 165 lembaga pendidikan yang menyelenggarakan UNBK, antara lain SMA negeri sebanyak 9 lembaga, SMA swasta sebanyak 67 lembaga, SMK negeri sebanyak 7 lembaga, serta SMK swasta sebanyak 82 lembaga. Pelaksanaan UNBK SMK pada 25 sampai 28 Maret dan SMA/SMK mulai tanggal 1 hingga 8 April 2019.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Sahur, dari pemetaan daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN) ini, ia berharap, angka-angka yang diperoleh ini bisa dibedah dan fokus peningkatan kemampuan siswa dalam pelajaran yang nilainya rendah serta perencanaan siswa, murid dan fasilitasnya.

Namun dari hasil pantauannya, pelaksanaan UNBK di Pamekasan dinilai telah berjalan dengan baik. Meskipun masih ada sekolah yang menumpang sarana prasarana dalam pelaksanaannya.

“Seperti Bahasa Inggris yang nilainya jatuh pada materi atau soal terkait karangan,” jelasnya. (km45/waw)

Komentar

News Feed