oleh

Nisa: Jika Kompetisi Dilanjutkan, Bahaya Pasti Mengancam!

Kabarmadura.id-Batas ketentuan kompetisi Liga 1 dihentikan sementara hingga 31 Mei 2020, lantaran wabah Covid-19 yang sedang melanda Indonesia. Ketika kondisi genting tidak berlanjut, direncanakan bakal kembali dihelat pada 1 Juli 2020.

Kendati demikian, Chief Operating Officer (COO) Madura United Annisa Zhafarina Qosasi menilai, sebaiknya kompetisi dihentikan total guna tetap mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19 yang tengah diperangi bangsa Indonesia.

Hal itu tidak terlepas, di pandangannya, ketika kompetisi kembali bergulir dalam waktu dekat dapat membahayakan penonton, pemain, dan manajemen yang biasanya hadir dalam gelaran pertandingan di stadion.

“Kalau misalnya lanjut, dengan adanya wabah Covid-19 ini malah membahayakan sih, menurut saya. Nanti ada penonton, ada pemain yang seharusnya di rumah aja. Yang tidak bisa dikontrol juga mereka dari mana, terus nanti malah ketemu orang di kota lain untuk tanding. Menurut saya, itu akan lebih membahayakan bagi pemain atau manajemen,” terangnya.

Sebelumnya, Direktur Madura United Haruna Soemitro berpendapat, sebaiknya kompetisi di-restart, serta bakal kembali dimulai musim 2021. Hal itu tidak terlepas dari bulan Juni sudah mau memasuki jendela transfer. Sementara, kompetisi baru berjalan hingga pekan ketiga, tepatnya dipungkasi laga Madura United kontra Bali United.

Di samping menyarankan kompetisi tidak dilanjutkan, Nisa menuturkan, Madura United terus berupaya berkontrbusi dalam penanganan, meringankan dampak dan pencegahan Covid-19, melalui Yayasan Madura Peduli Indonesia (YMPI).

Bahkan, perempuan berusia 25 tahun tersebut menjelaskan, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab telah melelang 50 jersey bersejarah yang digunakan dalam tour pra-musim ke Malaysia. Itu tercatat sebagai tour international pertama skuad arahan Rahmad Darmawan.

“Kami Madura United tidak sebatas sebagai klub sepak bola. Kami juga mencoba berkontribusi melalui Yayasan Madura Peduli Indonesia. Kami juga sudah melelang jersey bersejarah kami,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed