oleh

Nishi Gagal Bergabung Madura United

SLOT ASING: Madura United gagal mengkontrak gelandang Jepang Shodai Nishikawa dan telah memutuskan penggantinya kemarin.

Madura United gagal mengikat gelandang asal Jepang Shodai Nishikawa. Seperti yang disampaikan Manajer Madura United Haruna Soemitro, tipikal permainan playmaker berusia 25 tahun itu lebih attacking, sementara kebutuhan tim gelandang bertahan.

Selain gelandang pengakut air yang dibutuhkan, tambah Haruna, Laskar Sape Kerrab butuh pemain asing yang multiposisi. Pemain yang dimaksud harus bisa juga bermain sebagai center back. Sementara, pemain dengan sapaan Nishi itu, lebih berposisi sebagai gelandang serang dan winger.

“Shodai (Nishikawa) tidak jadi Madura United kontrak, karena kebutuhan klub lebih di belakang, gelandang bertahan yang bisa jadi stoper,” jelasnya saat dihubungi Kabar Madura kemarin siang.

Akibatnya, pemain mungil dan lincah tersebut sudah tidak bersama Fachruddin W Ariyanto dan kawan-kawan sejak latihan tim di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (8/5) malam.

Kendati demikian, tim yang berbasis di Pulau Garam ini masih harus mencari pemain asing Asia. Menurut penjelasan Haruna, tim ini sudah mengantongi nama pemain tersebut dan akan dipastikan Kamis (9/5) kemarin.

Sayang, dia enggan menyebutkan identitas pemain yang dimaksud. Namun, dia menyebutkan pemain ini sudah bermain di kompetisi domestik tertinggi Tanh Air.

“Hari ini akan ada kejelasan pemain baru slot Asia yang sudah existing di Indonesia,” singkatnya.

Sementara, gelandang berdarah Serbia Sackie Teah Doe masih belum diikat. Nasibnya tergantung dalam penilaian performa saat penampilan menjamu Tim PON Jawa Timur di SGB, Jumat (3/5) malam dan juga meladeni Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura, Sabtu (11/5) malam.

Saat ini, kata mantan ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur ini, posisi Sackie Doe sesuai dengan kebutuhan tim, yakni gelndang bertahan. Sayang, dia masih tersandung proses naturalisasinya.

Untuk slot asing bebas, tim yang dijuluki Laskar Sape Kerrab sudah cukup. Adalah, diisi oleh Aleksandar Rakic (striker), Zah Rahan Krangar (gelandang), dan Jaimerson Xavier (bek).

“Sackie Doe terhambat dokumen kewarganegaraannya, karena sampai saat ini belum pegang pasport Indonesia, jadi sementara masih belum bisa didaftarkan meskipun dia dibutuhkan di tim ini,” terangnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed