oleh

Nissan Radian, Pencetak Advokat Andal Jebolan Sarjana Hukum

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Nissan Radian SH, seorang Sarjana Hukum yang telah menekuni profesi advokat sejak tahun 1991. Pria kelahiran Sidoarjo 20 April 1981 ini memang bercita-cita menjadi seorang advokat. Baginya, advokat merupakan cita-cita mulia; dapat terlibat langsung dalam proses penegakan hukum keadilan dan kebenaran dalam masyarakat.

Dalam kesehariaannya, pria yang akrab di sapa Pak Icang ini banyak menangani berbagai kasus, mulai dari perkara pidana, perdata bahkan hukum tata negara.

Atas tanggung jawab itulah Pak Icang terjun ke berbagai daerah yang ada di luar Madura. Saat ini ia bertempat di kantor Pasukan Keadilan atau yang biasa disebut Kantor Hukum NR99 Cabang Pamekasan yang terletak di Jalan Kangenana Desa Pocok, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.

Atas kebaikan hatinya, saat ini Pak Icang dengan suka rela tanpa mengharap imbalan apapun memberikan wadah bagi fress graduate lulusan sarjana hukum untuk belajar dan mengembangkan teori keilmuan yang mereka miliki di kantor cabang tempat ia bekerja. Di sana para peserta magang diberi fasilitas yang cukup memadai untuk mempermudah proses mereka dalam memperdalam ilmu yang diterimanya pada perguruan tinggi, mulai dari tempat yang luas, ketersediaan komputer, wifi dan berbagai berkas-berkas lainnya yang dibutuhkan dalam menangani suatu perkara.

Di samping menyediakan berbagai media yang dibutuhkan, Pak Icang juga bersedia menjadi mentor dan mendampingi peserta magang dalam belajar menagani sebuah kasus hukum mulai dari menyusun surat kuasa dan lainnya.

Hal tersebut dilakukannya semata-mata untuk mendorong minat fress graduate agar belajar mengaplikasikan ilmu yang ia terima di perguruan tinggi.

Bagi Lak Icang, rugi hidup hanya sekali jika tidak dipergunakan untuk berbuat baik terhadap orang lain.

“Dengan ketersediaan wadah bagi lulusan sarjana hukum, diharapkan kita dapat bersama-sama menegakkan hukum dan peradilan di Pulau Garam ini. Terpenting apabila suatu saat mereka berhasil menjadi advokat jadilah advokat yang bekerja kerena hati nurani,” tegasnya.

Sebagai elemen penegak hukum, advokat memanglah harus memiliki budi pekerti yang baik, berakhlak mulia dan tentunya tidak cacat hukum. Hal tersebut merupakan interpretasi dari pekerjaannya dalam melayani dan menegakkan hukum serta membela hak-hak masyarakat khususnya kaum lemah dan miskin, dengan memiliki keilmuan di bidang hukum yang berupa teori, minimal dapat mempelajari praktik dasarnya. (02km/nam)

Komentar

News Feed