Nol Anggaran untuk Bantuan Air Bersih di Kabupaten Sampang 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KERING: Seorang warga kelelahan setelah mendorong gerobak berisi air bersih di Desa Batuporo, Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang. 

KABARMADURA.SAMPANG– Anggaran penanggulangan bencana kekeringan di Kabupaten Sampang terbatas. Salah satu indikasinya, dana alokasi untuk droping air bersih belum ditandatangani oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi. Akibatnya, belum ada anggaran khusus dari pemerintah daerah untuk menyuplai air bersih ke wilayah terdampak. 

Bahkan hingga saat ini, hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Sebab pengawalan terhadap pengajuan anggaran untuk penanggulangan bencana kekeringan dipastikan gagal. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Asroni, Selasa (28/9/2021). 

Menurutnya, upaya penanggulangan tahun ini tidak akan optimal. Sebab, meski ada anggaran dari Pemprov Jatim nominalnya tidak begitu besar. Yakni, hanya mencapai Rp100 juta. Dana tersebut sangat minim, jika dibandingkan dengan perencanaan realisasi bantuan air bersih ke semua wilayah kekeringan. 

Hanya saja meski dana terbatas, pihaknya tetap melakukan droping air bersih ke daerah  yang mengalami kekeringan. Jumlah sebaran diwajibkan mendapat bantuan air bersih. Namun untuk realisasinya, mengurangi jatah per wilayah. “Kami gagal  mengawal turunnya SK dari bupati. Sehingga untuk sementara belum ada anggaran dari pemerintah daerah,” ujarnya. 

Pihaknya berharap, masyarakat bisa mengatur penggunaan air bersih. Sehingga air yang di droping tidak cepat habis. Untuk diketahui, kekeringan di Sampang meluas hingga 70 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Sebelumnya hanya 66 desa yang mengalami kekeringan. Itupun termasuk desa yang tidak terkaver data BPBD.

“Biasanya satu desa enam tangki, kami kurangi menjadi empat tangki. Yang biasanya lima kendaraan kami turunkan menjadi tiga droping air bersih,” jelasnya.  

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *