NU dan MUI Apresiasi Bupati Pamekasan dalam Memberantas Peredaran Miras

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pamekasan sangat mengapresiasi langkah Bupati Baddrut Tamam beserta aparat kepolisian. Yakni, dalam memberantas peredaran obat terlarang seperti narkoba serta minum-minuman keras (miras).

Dalam pandangan MUI, langkah bupati serta kapolres saat ini sudah sangat benar. Karena miras dan narkoba merupakan bagian penyakit yang ada di masyarakat, khususnya mengancam masa depab anak muda.

“Miras dan narkoba punya dampak yang sangat amat membahayakan. Keduanya bisa merusak moral serta akal sehat penggunanya,” terang Ketua MUI Pamekasan KH Ali Rahbini, Selasa (2/2/2021).

Menurutnya, bukan hanya Islam saja yang telah melarang mengonsumsi miras dan narkoba. Tapi, Undang-Undang yang berlaku di Indonesia juga melarangnya.

“Dalam agama Islam sendiri miras ini dijelaskan bisa membuat orang mabuk. Ketika mabuk, otomatis membuat orang hilang akal, nanti penggunanya bisa berbuat seenaknya seperti berzina dan kejahatan lainnya,” tambahnya.

Dirinya juga berharap kepada Bupati Baddrut beserta kapolres agar jangan hanya miras dan narkoba saja yang diberantas. Tapi, seluruh penyakit masyarakat juga segera disikapi lebih serius.

Sementara itu, perwakilan dari PCNU Kabupaten Pamekasan Mohammad Dahlan ikut mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh bupati beserta kapolres.

Karena dengan adanya pemusnahan miras, tambah Dahlan, tentu bisa setidaknya mengurangi angka kejahatan di Bumi Gerbang Salam.

“Kita tahu bersama miras ini sudah menjadi penyakit masyarakat yang sangat sulit dibasmi, khususnya di kalangan para kaula muda. Saya berharap dengan adanya pemusnahan ini nantinya bisa sedikit memberi rasa takut pada masyarakat bahwa mengonsumsi miras sangat dilarang oleh agama serta pemerintah,” tukasnya.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *