Nurfitriana Gencar Sosialisasikan Gemarikan, Kenalkan Manfaat Makan Ikan Sejak Dini

  • Whatsapp

Kabarmadura.id – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Sumenep mensosialisasikan gerakan memasyarakatkan makan ikan (gemarikan) di Desa Longos Kecamatan Gapura, Senin (24/9).

Pada kesempatan yang sama juga dilangsungkan lomba mewarnai dengan tema ikan untuk tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK).

Ketua Forikan Sumenep Hj Nurfitriana Busyro Karim mneyampaikan, program gemarikan merupakan program nasional. Namun jauh sebelumnya telah  dilaksanakan di Sumenep. Program tersebut tidak hanya dilaksanakan di tingkat kabupaten, tetapi juga dilaksankan di tingkat kecamatan hingga desa.

Program gemarikan memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Antara lain adalah dalam rangka mengenalkan sejak dini manfaat makan ikan kepada anak-anak Sumenep.

“Ikan adalah sumber protein dan omega-3 yang berfungsi meningkatkan kecerdasan dan daya tahan tubuh manusia. Bagi seorang anak, makan ikan dapat mempercepat masa pertumbuhan, perkembangan tubuh dan otak anak, sehingga anak akan tumbuh sehat dan pintar,” terangnya.

Perempuan berparas cantik itu mencontohkan, di Jepang, penderita penyakit  jantung koroner sudah jarang ditemukan. Hal itu dikarenakan, orang Jepang gemar sekali makan ikan. Di negeri Sakura, lebih gemat memakan ikan mentah demi lebih mendapatkan manfaat kandungan di dalam ikan itu sendiri.

Sebagai daerah maritim dan salah satu penghasil produksi ikan terbesar di Jawa Timur, program gemarikan sebagai suntikan semangat untuk memaksimalkan potensi perikanan tersebut.

“Sedangkan lomba yang bertemakan ikan ini, ingin meningkatkan keterampilan memasak sekaligus menyebarluaskan informasi tentang olahan masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, konsumsi ikan di Sumenep dalam beberapa tahun ini mengalami kenaikan signifikan dan bahkan tertinggi di Jawa Timur. Pada tahun 2014, konsumsi ikan di Sumenep masih 39, 49 kilogram perkapita per tahun. Namun di  tahun 2017 meningkat menjadi 49,2 kilogram perkapita per tahun.

“Oleh karena itu saya berharap dukungan organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan dan paling utama lingkungan keluarga masyarakat Sumenep, supaya terus memasyarakatkan makan ikan.

“Hendaknya para ibu harus menyuguhkan menu ikan yang variatif sebagai menu harian kepada anak-anaknya, agar mereka tidak bosan-bosan makan ikan,” sarannya.

Istri Bupati A Busyro Karim ini juga menyampaikan, Sumenep akan mewakili Provinsi Jawa Timur pada lomba memasak menu ikan tingkat nasional pada akhir tahun ini. Oleh karenanya, Fitri mengharapkan doa dan dukungan semua elemen masyarakat Sumenep.

“Kami mohon doa dan dukungannya karena pada akhir tahun ini, Sumenep akan mewakili Provinsi Jawa Timur pada lomba memasak menu ikan tingkat nasional. Prestasi ini merupakan prestasi pertama Sumenep di tingkat nasional dalam  program gemarikan. Tentunya, hal ini patut diapresiasi sebagai salah satu indikator keberhasilan memasyarakatkan makan ikan di Sumenep,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Sumenep Arief Rusdi mengaku akan terus membantu serta mensukseskan demi mewujudkan masyarakat Sumenep  gemarikan.

“Selama ini, Dinas Perikanan juga terus membantu kegiatan gemarikan di Sumenep. Termasuk pada kegiatan sosialisasi gemarikan saat ini. Karena kami juga berkomitmen, supaya konsumsi masyarakat terhadap ikan terus mengalami peningkatan,” ujarnya. (ong/rei)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *