Oknum Anggota Dewan Pamekasan Disebut Kerap Menunggak  Pembayaran Layanan Air Bersih

(FOTO: KM/ALI WAFA) MIRIS: Penunggakan pembayaran PDAM tidak hanya dilakukan masyarakat biasa, tapi juga pejabat daerah.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pelayanan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya kerap dikeluhkan masyarakat. Namun, perusahaan yang sebelumnya bernama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan itu juga mengeluhkan masyarakat yang tidak konsisten membayar tagihan.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Perumdam Tirta Jaya Agoes Bachtiar mengungkapkan, penunggakan pembayaran tagihan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat biasa. Namun beberapa pejabat daerah juga kerap menunggak. Bahkan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menunggak sampai bertahun-tahun.

Karena itu, pihaknya memutus aliran air bersih ke rumah anggota dewan tersebut. Menurut Agoes, tidak hanya satu anggota DPRD Pamekasan yang seperti itu. Pihaknya meminta agar semua pihak kooperatif dalam memenuhi kewajibannya masing-masing. Tujuannya agar tercipta kondusivitas dan peningkatan ekonomi daerah.

“Karena ada satu dua anggota dewan yang begitu,” ujarnya.

Mengenai dirinya yang diminta untuk dievaluasi dia menanggapi santai. Sebab menurutnya, tuntutan pihak-pihak yang meminta dirinya dievaluasi semuanya bersifay subjektif. Sebab tuntutan demonstran lebih mengarah pada personal. Sementara pihaknya mengaku telah memenuhi panggilan audiensi dan memaparkan apa yang diminta.

Pihaknya juga menampik disebut perusahaan yang dipimpinnya sering merugi. Sebab, perusahaan merugi tidak sering. Hanya sekali pada tahun 2019. Namun di tahun-tahun berikutnya sudah mengalami untung. Itu pun dia menganggap wajar bagi perusahaan, bisa untung bisa merugi. Bahkan, pihaknya juga sudah melakukan audit.

“Terlalu subjektif menurut saya,” ucapnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan