Ombak Tinggi, Awal Kapal di Sumenep Dilarang Nekat

  • Whatsapp
RAWAN: Suasana di Pelabuhan Kalianget yang merupakan salah satu akses menuju kepulauan Sumenep.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Berdasarkan surat edaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya, gelombang di perairan Kangean dan Masalembu mencapai 2,5 sampai 4 meter.

Kepala  Kantor  Syahbandar  dan Otoritas Pelabuhan Supriyanto mengungkapkan bahwa gelombang laut dengan ketinggian tersebut berbahaya untuk melakukan pelayaran. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para awak kapal untuk benar-benar memperhatikan keadaan itu demi keselamatan.

“Maka kami mengabarkan dan menghimbau kepada operator utamanya untuk mengutamakan keselamatan,” ungkap Supriyanto saat dihubungi, (25/6).

Supriyanto menambahkan bahwa para operator ini menjadi salah satu kunci keselamatan para penumpang karena bagaimanapun apabila operator tidak mau berlayar maka kapal tidak akan berlayar meskipun banyak penumpang yang mendesak untuk berlayar.

Sebab, tegas Supriyanto, sudah terlalu banyak korban di lautan, sehingga tidak ingin ada kembali terjadi kecelakaan yang mengganggu keselamatan jiwa lantaran kenekatan para operator kapal untuk berlayar dalam cuaca yang tidak mendukung.

Biasanya kapal-kapal yang tidak menghiraukan imbauan itu, kata Supriyanto, adalah yang tidak memiliki jalur tetap. Kapal-kapal itu cenderung atau bahkan tidak mungkin untuk menghiraukan imbauan mengenai cuaca buruk untuk tidak berlayar tersebut.

Pihak KSOP melanjutkan bahwa mereka telah melakukan sosialisasi lewat berbagai media untuk terus mengupdate informasi mengenai keadaan cuaca dari waktu ke waktu. (mad/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *