oleh

Onky Fachrur Rozie; Berprestasi hingga Mancanegara

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Ongky, begitu sapaan akrabnya. Mahasiswa ekonomi syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya itu seorang anak desa. Dia berasal dari Tamberu Timur, Sokobana, Sampang. Meski dari desa, dia sangat dikenal berprestasi gemilang. Bahkan, hingga ke beberapa mancanegara.

Semenjak masih duduk di Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar Tamberu, Onky sudah mulai menata kehidupan demi masa depannya. Meski dia tidak terlalu tahu apa yang akan diperbuat di hari-hari berikutnya, ia hanya bermimpi, meski belum tentu mimpi itu terwujud nyata.

Bagi Onky, semua orang berhak mempunyai mimpi. Tapi bagaimanapun mimpi itu hanya ilusi yang tidak mungkin bisa dicapai tanpa diperjuangkan. Mengejar mimpi sama dengan mengejar bayangan, sulit melampauinya. Kalaupun berhasil melampaui, bayangan itu tetap tidak utuh.

Sekitar tahun 2008 sampai 2014 lalu, sebagai orang yang berlatar belakang keluarga agamis, Onky memilih hijrah ke salah satu pesantren yang berada di Sumenep, Al-Amien Parenduan, bertempat di Peragaan, Sumenep. Ia mulai menempuh pendidikan tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di sana.

Berbagai ilmu pengetahuan telah banyak yang ia tempuh di sana, baik ilmu agama, dan ilmu umum lainnya.

Pada tahun 2015 lalu ia memilih menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Masih di sekitar Jawa Timur, karena baginya rumah pendidikan tidak ada yang berbeda, yang membedakan hanya proses yang bersungguh-sungguh.

Di UIN Surabaya-lah Onky terdaftar sebagai mahasiswa baru dengan segudang mimpi yang masih bulum pernah ia sentuh. Kuliah pulang pergi ternyata tidak menjadi karakter Onky dalam menempuhnya gelar sarjananya ini. Hatinya menggerakkan, ilmu tidak cukup, pengalaman dan pengetahuan harus diperlebar, selebar-lebarnya.

Dia memilih ikut beberapa organisasi supaya dapat mendorong harapannya yang masih belum utuh, baik ekstra maupun intra kampus. Di ekstra kampus dia hanya bergelut dengan organisasi yang berlatar belakang moderat, yang dikenal dengan sebutan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Sedangkan di ekstra kampus sangat banyak, dimulai dari anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) sampai menjabat sebagai Presiden Mahasiswa. Pada 2019 sampai sekarang Ia juga menjadi koordinator pusat Dewan eksekutif mahasiswa (DEMA) PTKIN Nasional.

Selain dikenal sebagai mahasiswa yang organisatoris, Onky juga dikenal sebagai orang yang suka membaca dan menulis, bahkan ia sempat menjadi reporter di salah satu media Daring Jawa Timur.

Tentu tidak hanya pengalaman yang ditonjolkan oleh Onky. Prestasi tentu menjadi menunjang kariernya dalam berproses, di antaranya, 2019 lalau ia menjadi delegasi Sutedent Mobility Program ke tiga negara, Singapura, Malaysia, Thailand.

“Ini hanya bagian dari mimpi, dan masih belum utuh. Hadapi setiap tangga, mimpi itu akan terurai menjadi nyata,” pungkas Onky. (Mukhtar/nam)

Komentar

News Feed