oleh

OPD Lempar Tanggung Jawab Atasi Kemacetan di Jalan Kedungdung

Kabarmadura.id/Sampang/KEDUNGDUNG-Kondisi kemacetan di Jalan Raya Kedungdung, tepatnya di depan Pasar Kedungdung, dikeluhkan warga. Pasalnya, kemacetan yang berlangsung sejak lama tidak kunjung diatasi. Bahkan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkesan saling lempar tanggung jawab.

Sobrih, warga Kecamatan Kedungdung mengatakan, hampir setiap hari kemacetan terjadi di depan Pasar Kedungdung. Kondisi jalan yang sempit, serta pedagang yang dibiarkan berjualan hingga ke bahu jalan, menjadi penyebab utama kemacetan terjadi.

Dirinya mengungkapkan, setiap harinya masyarakat yang hendak melintas di jalan itu, harus rela terjebak kemacetan dua hingga tiga jam. Kondisi itu diperparah menjelang hari raya Idul Adha.

“Disini sering macet, apalagi sekarang mendekati hari raya idul adha, hampir setiap hari,” ungkapnya, Rabu (22/7/2020).

Menyikapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang Abd. Hannan mengakui, jalan di depan Pasar Kedungdung memang sering macet, lantaran pedagang meluber ke jalan.

Pihaknya mengaku sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, untuk menertibkan kemacetan tersebut. Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar  tidak pembuangan drainase yang mengganggu ke lahan tempat pedagang berjualan, sehingga pedagang tidak meluber ke jalan.

“Sudah dikoordinasikan dengan Dishub dan PUPR, dan sudah kami usulkan agar jalan itu tidak ada pembuangan drainase, sehingga tidak mengganggu ke lahan yang dipasar,” tuturnya.

Selain itu, Abd. Hannan mengaku sudah mengusulkan pembangunan pasar. Hal itu bertujuan agar pedagang yang berjualan di pinggir jalan bisa pindah, sehingga kondisi jalan bisa normal.

“Fasilitas di dalam itu memang tidak mencukupi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Sampang Heri Budiyanto mengatakan, kemacetan jalan di depan Pasar Kedungdung sudah lama menjadi pembahasan, tetapi tidak ada perkembangan sehingga tidak ada solusi untuk mengurai kemacetan itu.

Pihaknya mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang dan Disperdagprin Sampang, untuk melakukan penertiban secara maksimal kepada pedagang yang berjualan hingga ke tepi jalan akibat fasilitas pasar yang tidak memadai.

“Dinas terkait katanya akan cari lokasi yang bisa dijadikan tempat jualan agar padagang tidak meluber ke jalan, jadi ketika fasilitas ada untuk melakukan penertiban secara maksimal bisa,” singkatnya. (mal/pin)

 

Komentar

News Feed