Optimis Pembangunan Gedung Dewan Bangkalan Sesuai Target

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) PROGRAM FISIK: Kelanjutan pembangunan Gedung DPRD Bangkalan harus selesai sesuai ketentuan surat kontrak kerja (SPK).

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Pembangunan Gedung DPRD di Jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan memasuki tahap ke III, dengan surat perjanjian kontrak kerja (SPK) dimulai bulan Juni lalu. Sesuai target kontrak, pembangunan harus selesai bulan Desember ini. Sebab, tahun 2022 awal gedung dengan tiga lantai tersebut harus ditempati.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan Nur Taufiq mengatakan, pemenang tender lelang pembangunan tahap III PT Suramadu Nusantara Enjiniring. Berdasarkan pantauannya, progres pengerjaan yang dilakukan sudah ideal.

Bacaan Lainnya

“Sampai saat ini sudah mencapai 15,5 persen pengerjaannya. Kalau saya lihat, pengerjaan sudah ideal. Masih on the track atau sudah sesuai dengan rancangan anggaran belanja (RAB) dan schedule,” ujarnya, Kamis (12/8/2021).

Menurutnya, pembangunan tahap III membutuhkan anggaran sekitar Rp16,7 miliar. Sebab, pengerjaan akan difokuskan untuk finishing gedung dengan bangunan mewah. Bahkan, pengerjaan fisik lebih banyak di lantai tiga. Seperti, pemasangan plafon, instalasi AC, stasiun listrik gedung hingga pengerjaan landscape, paving dan taman.

“Mudah-mudahan tahun 2022 awal bisa ditempati, kami yakin bisa terselesaikan akhir tahun ini,” optimisnya.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir berjanji, akan menyampaikan kepada pimpinan mengenai progres pembangunan. Sehingga, bisa memanggil dinas terkait dan pihak ketiga untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Diharapkan, pembangunannya segera terselesaikan dan bisa ditempati.

“Sejak dulu pembahasan anggaran gedung dewan di komisi, agar lebih diutamakan dalam pelelangannya. Agar kegiatan fisiknya bisa dilakukan lebih awal. Utamakan, realisasi dan pengadaan bisa disesuaikan dengan RAB. Kami akan menjadwal bisa turun meninjau mengenai pembangunan lanjutan itu,” responnya.

Pihaknya mengingatkan, pelaksana pekerjaan harus hati-hati dalam merealisasikan program fisik. Sebab, bangunan gedung tersebut merupakan icon di Bangkalan. “Jangan sampai kejar tayang proses fisiknya. Jadi, pengadaan dan kualitasnya harus betul-betul sesuai dengan RAB,” tegasnya. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *