Ormas Islam Serukan Kedamaian Pilkada 2020

  • Bagikan
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERDAMAI: Ormas Islam menganjurkan pilkada berjalan sesuai harapantanpa terjadi pertikaian.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Dua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, yakni Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Sumenep bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, serukan kedamaian pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua PCNU Sumenep KH A. Pandji Taufiq berharap agar warga NU berpartisipasi secara aktif ikut mensukseskan Pilkada 2020.

“Bukan hanya sekedar nyoblos, tetapi aktif juga menjaga kedamaian dan ketentraman. Sebab, jika nyoblos tetapi tidak menjaga kedamaian,maka sia-sia perolehan suaranya,” tegasnya Senin (7/12/2020).

Dalam menjaga kedamaian, imbuhnya, PCNU Sumenep juga akan menggelar istigasah pada Selasa (8/12/2020).Hal itu juga menjadi seruan untuk menjaga kedamaian dan memohon kapada sang Khalik, termasuk salat istiharah agarmendapat petunjuk pada pilihan yang terbaik.

“Agar yang dipilih benar-benar yang terbaik. Sebab, hal tersebut menentukan Sumenep lima tahun kedepan,” paparnya.

Untuk proses rekapitulasi suara yang nantinya berlangsung, PCNU meminta agar semua pihak ikut mengawal dengan tetap mengedepankan persatuan NKRI sebagai kepentingan bersama.

“Siapapun yang nanti ditetapkan KPU, maka itulah pemimpin kita yang harus kita hormati dan cintai,” tukas dia.

Sementara itu, Pimpinan Daerah  Muhammadiyah (PDM) Sumenep Muhammad Yasin mengatakan, agar pilkada terus berjalan sesuai harapan, harus berdamai dengan tanpa adanya pertikaian.

“Saat pemilihan ya memilih. Tanpa harus berkomentar lain-lain yang dapat menyinggung salah satu calon,” ujarnya.

Dia juga berharap agar TNI dan Polri mengawal proses konstitusional ini sampai selesai.

“Kita bersama-sama juga harus bisa ‘move on’ dari polarisasi ritual politik yang terjadi lima tahun sekali ini,” tukasnya

Dia mengatakan, poin penting dalam deklarasi di antaranya, mengapresiasi penyelenggaraan Pemilu 2020, menolak segala bentuk delegitimasi hasil pemilu untuk kepentingan politik, mengajak semua pihak mengedepankan prosedur hukum dan tidak mengambil tindakan sendiri dalam menghadapi isu pemilu, serta ormas Islam lainnya akan menjadi garda terdepan bagi keamanan, ketentraman dan kedamaian Indonesia.

Baca juga  Kampung KB di Sumenep Perlu Inovasi

“Muhammadiyah terus kawal kemanan pilkada hingga selesai,” pungkasnya.(imd/waw)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan