PA Sampang Tolak Dua DK, Nikah Muda Rentan Bercerai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PENGAJUAN: Tidak semua perkawinan di bawah umur disetujui oleh Pengadilan Agama (PA) Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Angka permohonan pernikahan dibawah umur cukup tinggi. Sebanyak 27 pemohon telah mendaftarkan diri ke Pengadilan Agama (PA) Sampang sejak Januari hingga bulan Oktober. Rata-rata usia perempuan yang melakukan permohonan dispensasi kawin (DK) masih berusia 16  tahun. Hal tersebut diungkapkan Panitera Muda Hukum PA Sampang Jamaliyah, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, dari jumlah 27 pemohon tidak seluruh disetujui. Sebab beberapa perempuan sempat mengaku melakukan permohonan DK lantaran paksaan. Sehingga instansinya tidak bisa mengabulkan permohonan  tersebut. “Ada beberapa kasus itu, karena dipaksa ataupun dijodohkan oleh orangtuanya. Sehingga kami menggugurkan permohonan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 21 dari 27 permohonan DK telah disetujui. Sebab mayoritas pengajuan DK atas kesepakatan bersama atau tanpa paksaan. Sedangkan aturan usia yang diperbolehkan melakukan pengajuan perkawinan,  minimal 19 tahun. Ketentuan itu,   telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 pada Pasal 7 ayat (1) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan.

“Kami berharap, para orangtua juga memberikan edukasi perkawinan pada putra putrinya agar tidak terburu-buru menjodohkan atau mengawinkan anaknya,” sarannya.

Sebab tidak sedikit kasus perceraian yang didominasi pasangan muda-mudi. Sehingga disimpulkan, usia dan edukasi  cukup penting dalam perkawinan dan harus ditanamkan pada generasi muda maupun para orangtua. “Ketika terjadi perceraian, dampak yang paling dirasakan yakni pada pihak perempuan,” jelasnya.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *