Pabrikan di Pamekasan Belum Tentukan Tanggal Pembelian Tembakau Hasil Petani

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ZUABAIDI) SEMANGAT: Seorang petani sedang menyiram tembakaunya.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN– Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Perlindungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Agus Wijaya menyampaikan, sampai saat ini pabrikan yang ada di Bumi Gerbang Salam belum menentukan tanggal pembelian tembakau petani. Padahal, tembakau petani mulai memasuki masa panen.

Terbukti, sampai sekarang tidak ada satupun pabrikan yang mengirimkan surat tanggal pembelian kepada Disperindag Pamekasan. Karena, untuk tahun ini Disperindag Pamekasan mewajibkan semua pabrikan mengirimkan surat pemberitahuan pembelian terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini kita wajibkan pabrikan mengirim surat pemberitahuan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar kita bisa memberikan pengawasan sebelum melakukan pembelian,” terang Agus Wijaya, Senin (26/7/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelumnya ia beserta seluruh pabrikan di Pamekasan telah melaksanakan  rapat. Hasil rapat tersebut yaitu ada pabrikan yang bersedia melakukan pembelian akhir Agustus, ada juga yang akhir September.

Meski begitu Agus mengungkapkan, semua pabrikan sudah menetapkan jumlah serapan pembelian tembakau untuk tahun ini, kecuali PT Bentoel yang tidak membeli karena stok masih banyak.

“Di Pamekasan ada sembilan pabrikan, 1 tidak melakukan pembelian, dan 8 sudah memberikan pemberitahuan jumlah pembelian,” Pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan data rencana pembelian pabrikan dari Disperindag Pamekasan, PT Gudang Garam sebanyak 3.500- 7.000 ton, PT Shadana Arifnusa 200 ton, PT Aliance One Indonesia 600 ton. Kemudian PR Sukun 700 ton, PT Nojorono 700 ton, dan PT Wismilak 250 ton.

Sementara itu, PT Djarum 6.500 ton, dan PR Grendel 1.500 ton. Jadi total rencana pembelian tembakau berkisar 13. 950 – 17.450 ton. (bai/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *