oleh

PAD Bocor, Disperindag Sumenep Validasi Jumlah Pedagang Pasar Rubaru

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Data pedagang di Pasar Rubaru Kecamatan Rubaru dinilai amburadul. Sebab, dari sekian data jumlah pedagang harian dan mingguan tidak jelas. Kondisi itu membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, melakukan validasi data jumlah pedagang.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Sumenep Ardiansyah Ali Shocibi mengatakan, saat ini sedang melakukan pendataan ulang mengenai pedagang di Pasar Rubaru. Sebab, dari sejak berdiri. Pasar tersebut pendataanya tidak jelas.

“Jika tidak didata ulang. Maka, pemerintah akan merugi, target PAD pasar tidak terpenuhi. Bahkan, perolehannya minim,” katanya, Senin (22/3/2021)

Dia mengatakan, sebelumnya ada data pasar. Namun, hanya sekedar angka. Dalam artian, data tersebut tidak valid. Saat ini data diperketat disertai bukti KTP.  Sebab, selama ini hanya angka yang tidak jelas.

“Mana yang pasar harian, mingguan ini tidak jelas,” ucapnya.

Pada tahun sebelumnya, Disperindag menargetkan PAD Rp177 juta. Namun, hasilnya hanya Rp170 juta setelah dilakukan evaluasi. Jumlah pedagang yang sebelumnya sekitar 100 pedagang. Namun, setelah dicek di lapangan tidak sesuai apa yang didata. Maka, perlu pendataan ulang. Jika dibiarkan. Maka, akan sangat berakibat fatal.

“Kami mendata sudah selama 1 minggu, saat ini masih proses pendataan,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Ardi itu menambahkan, setiap pedagang ditarik karcis dengan berbeda-beda. Jika penjual di jalan Rp1000 per meter dalam setiap harinya. Dan untuk toko ditarik dalam setiap bulan Rp3000 per meter.

“Kami berharap, pedagang di Rubaru dapat cepat terdata. Sehingga, perolehan PAD meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, pendataan pedagang harus sejak awal divalidkan. Sehingga, tidak merusak pada perolehan PAD.

“Pendataan ulang khusu pedagang, harus sesuai prosedur dalam artian tidak ada pihak yang dirugikan,” (imd/mam)

 

-Tahun 2020 Disperindag Targetkan  PAD Rp177 juta

– Realisasinya hanya Rp170 juta

– Sehingga dilakukan  pendataan ulang pedagang di Pasar di Rubaru

-Jumlah pedagang sebelumnya 100

-Setelah dicek tidak sesuai data

 

 

 

Komentar

News Feed