oleh

PAD RSUD Bangkalan Hanya Dibutuhkan Angkanya

Kabarmadura.id/bangkalan-Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memastikan, pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan, dikembalikan sepenuhnya ke rumas sakit tersebut.

Bupati yang akrab disapa Ra Amin tersebut, sudah menyadari bahwa di pasal 51 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit menyatakan, pendapatan rumah sakitmilik pemerintah, digunakan seluruhnya untuk biaya operasional rumah sakit dan tidak dapat dijadikan pendapatan daerah.

“Kami hanya mengambil angkanya saja, untuk nominalnya atau riilnya dikembalikan lagi ke rumah sakit tentunya,” terangnya, Senin (11/11).

PAD dari rumah sakit tidak diambil untuk kegiatan selain kegiatan rumah sakit, karena RSUD Bangkalan sudah berbasis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga rumah sakit tersebut sudah berstatus mandiri.

Lebih lanjut Ra Latif menerangkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan hanya mengambil angka tertingginya untuk dimasukkan dalam anggaran perubahan dan belanja daerah (APBD). Untuk diketahui, target PAD RSUD Bangkalan di tahun 2019 sebesar Rp124 miliar.

“Jadi pemerintah tidak menyumbangkan anggaran lagi untuk kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.

Sedangkan, Pj Sekkab Bangkalan Setidjabudhi menerangkan, bahwa rumah sakit yang dimiliki pemkab sudah berbasis BLUD. Sehingga, semua PAD dikelola sendiri untuk kepentingan rumah sakit.

“Rumah Sakit ini sudah BLUD,” tukasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed