PAD Turun, Legislator Pamekasan Berharap Pemkab Memperindah Bangunan Bersejarah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) MAKAM RONGGOSUKOWATI: Menurunnya target PAD Pamekasan tahun 2022 mendatang membuat legislator Pamekasan, Ismail, ingin pemkab memperindah situs sejarah.

KABARMADURA.ID | PAMEKASANTarget pendapatan daerah pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 menurun dibandingkan P-APBD tahun 2021. Penurunan tersebut juga terjadi pada pendapatan asli daerah (PAD).

PAD pada P-APBD tahun 2021 ditargetkan sebesar Rp251.027.204.737. Sementara pada R-APBD tahun 2022, ditargetkan Rp210.402.666.909. Target tersebut turun sebesar Rp40.624.537.828. Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Pamekasan mempertanyakan alasan berkurangnya target pendapatan tersebut.

Salah satu anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan, Ismail, berharap PAD  Pamekasan naik setiap tahunnya. Bahkan diharapkan sampai di angka Rp400 miliar. Menurutnya, target tersebut bisa terwujud jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menjaga dengan ketat pemungutan pajak dan retribusi.

Ismail menduga, masih ada kebocoran pendapatan pada pemungutan pajak dan retribusi. Karena itu, pihaknya meminta daftar besaran dan perkembangan pendapatan daerah dari pajak dan retribusi yang dikelola oleh Pemkab Pamekasan per item, jenis pajak dan retribusi.

Selain itu, ketua Komisi III DPRD Pamekasan itu melihat pentingnya Pemkab Pamekasan dalam membangun dan merawat situs-situs sejarah dan situs-situs religi. Pemkab diminta mengalokasikan anggaran untuk membangun bangunan pendukung situs sejarah, seperti pembangunan pagar dan congkop kuburan para raja dan tokoh leluhur pamekasan.

“Maka harus ada anggaran khusus untuk merawat situs sejarah itu,” ucapnya.

Selain itu, diperlukan pembangunan fasilitas kamar inap dan mandi, cuci dan kakus (MCK) bagi pengunjung. Perbaikan dan pelebaran jalan menuju situs-situs sejarah dan religi juga diperlukan. Menurutnya, hal itu bermanfaat dalam menambah minat pengunjung dan mempermudah para peziarah.

Tidak hanya itu, pembangunan itu juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, serta menambah keasrian lingkungan. Satu hal yang dinilai sangat penting yaitu untuk melestarikan budaya dan menggali nilai-nilai historis dari para leluhur Pamekasan. Dengan begitu, akan menambah jumlah destinasi wisata di Pamekasan.

“Itu bisa menjadi wisata religi. Nanti di sekitarnya dibangun tempat-tempat kuliner khas Pamekasan,” ucapnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *