PAD Wisata Pamekasan Tetap Tidak Terangkat di Momen Lebaran

News, Headline180 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Memasuki libur lebaran 2023, beberapa destinasi wisata di Pamekasan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pantai Talang Siring salah satunya. Ribuan pengunjung datang per harinya. Padahal di hari-hari biasa, jumlah pengunjung berkisar puluhan hingga ratusan. 

Tiga destinasi wisata itu adalah milik Pemkab Pamekasan, antara lain Pantai Talang Siring, Pantai Jumiang, dan Wisata Mangrove Lembung. Ketiganya dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) di desa masing-masing.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Talang Siring Erik Herbamon mengatakan, peningkatan signifikan itu terjadi sehari setelah lebaran, yakni pada 23 April 2023. Jumlah pengunjungnya tercatat mencapai 2.450 orang.  Sementara pada hari berikutnya mencapai 1.680 orang. 

“Hari-hari biasa mentok 300 pengunjung. Tapi sejak libur lebaran ini capai ribuan pengunjung. Kemarin, (26/4/2023) jumlah pengunjungnya 1.022 orang. Jika dibandikan dengan beberapa hari sebelumnya memang menurun, tapi penurunannya masih bisa dikategirikan banyak,” jelasnya kepada Kabar Madura. 

Baca Juga:  DPRD Pamekasan Akui Sudah Ajukan SK PAW Anggota F-PPP yang Pindah Partai

Erik menuturkan, sebelum libur lebaran, untuk memuaskan pengunjung, pihaknya telah membenahi sarananya, seperti pengecatan, penambahan spot foto, memperbaiki beberapa fasilitas yang kurag layak dan lain sebagainya dengan pendanaan seadanya. Selain itu,  digelar even-even tertentu di kawasan pantai untuk menarik perhatian pengunjung. 

Kendati mengalami kelonjakan pengunjung, dikatakan Erik, pendapatannya masih terbilang minim. Sebab menurutnya, pendapatan yang diperoleh sebagian besar digunakan untuk membayar pengelola. Sedangkan harga tiket masuk dibanderol Rp2 ribu per orang. 

“Jika pengunjungnya 2.450 orang, dengan karcis Rp2.000 per orang, berarti pendapatannya Rp4.900.000. Itu harus dibagi untuk bayar pengelolanya, dan lain-lain. Apalagi, kalau musim libur seperti sekarang, kami biasanya menambah karyawan karena takut kualahan,” terang Erik.

Baca Juga:  Sumenep Tetapkan Target PAD Wisata Rp847 Juta di 2024

Di lain pihak, anggaran fisik rehabilitasi fisik di tiga destinasi wisata milik Pemkab Pamekasan itu memang minim. Pada tahun 2022 lalu, anggaran yang disediakan hanya Rp20 juta. Tahun 2023 ini justru menurun, hanya dianggarkan Rp11 juta. 

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata Pamekasan Moh. Zahri mengatakan, dengan anggaran yang kecil, pembenahan yang dilakukan juga berskala kecil, seperti membersihkan kamar mandi, musala dan lainnya.  

“Karena untuk skala besar belum ada anggarannya. Kami juga menegaskan untuk menutup fasilitas berpotensi rusak parah dan membahayakan,” tegas Zahri. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *