oleh

Pagar Jembatan Timbang Dibiarkan Ambruk

Kabarmadura.id/SAMPANG-Pagar jembatan timbang yang terletak di Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang ambruk. Ambruknya pagar jembatan timbang tersebut diketahui sudah lama, namun hingga kini belum ada perbaikan, bahkan terkesan dilakukan pembiaran oleh pihak terkait.

Hal ini dikatakan oleh Abd. Wasik warga Torjun Sampang. Pria yang sering melewati depan jembatan tersebut mengaku sangat risau dengan kondisi serta tidak dioperasikannya jembatan timbang, karena selain melihat bangunan yang dibiarkan begitu saja, juga dibiarkan truk pengangkut barang berat yang melintas di Sampang dibiarkan, padahal efek kepada pengendara lain sangat membahayakan.

“Kondisi pagar dan gedung jembaatan yang tidak terawat membuat pemandangan tak elok, selain itu dengan tidak dioprasikannya jembatan timbang tersebut banyak truk pengangkut barang berat dibiarkan begitu saja, efeknya kan sangat bahaya bagi pengendara lain,” katanya.

Pihaknya meminta kepada pemerintah, agar segera diporasikan dan dibenahi jembatan timbang tersebut, agar truk yang melintas dapat ditimbang sesuai dengan kapasitas yang di angkutnya.

“Yah saya harap, agar dibenahi dan diporasikan, karena untuk kenyamanan kita bersama agar truk tidak membawa barang dengan kapasitas sesuai aturan,” tambahnya.

Perlu diketahui, pasca peralihan wewenang kepada pemerintah pusat pada awal tahun 2017 lalu, hingga kini jembatan timbang di Kecamatan Jrengik tidak kunjung beroperasi, bahkan kondisi bangunan gedung terus mengalami kerusakan karena tidak ada yang menempati.

Bahkan Anggota Komisi II DPRD Sampang, menilai alih kelola yang dilakukan oleh pemerintah tersebut terkesan dipaksakan, pasalnya hingga kini masih belum ada kejelasan terkait penggunaan jembatan timbang tersebut.

“Harusnya pemerintah ini ketika melakukan alih kelola harus juga disertakan regulasi yang jelas atas pemanfaatan yang dilakukan, bukan malah dibiarkan terbengkalai seperti saat ini,” kata anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sampang.

Harusnya, lanjut dia, ada kajian starategis terhadap kondisi tersebut, terlebih keberadaan jembatan timbang tersebut dapat menjadi kontroling peredaran roda ekonomi terhadap muatan yang melintasi kota Sampang.

“Pemerintah harusnya juga telah menyediakan sumber daya manusianya sebelum mengetok alih kelola ini, ini sama saja mengambil alih tanpa ada kejelasan pengelola yang dipekerjakan,” tambahnya. (awe/mam)

Komentar

News Feed