Pagar Nusa, 35 Tahun Jaga Ulama dan Negeri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) PENDEKAR NKRI: Para atlet Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Pamekasan saat melaksanakan rutinitas latihan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Didirikan pada tanggal 3 Januari pada tahun 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa kini telah berusia 35 tahun. Pagar Nusa didirikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri K.H. Maksum Jauhari atau akrab disapa Gus Maksum.

ALI WAFA, PAMEKASAN

Bacaan Lainnya

35 tahun bukanlah waktu yang sebentar. PSNU Pagar Nusa hingga saat ini masih eksis sebagai organisasi di bawah naungan NU yang giat dalam melestarikan tradisi dan kearifan bangsa melalui seni ilmu bela diri asli Indonesia yaitu pencak silat. NU menamakan perkumpulan ini dengan nama Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan sendiri telah memiliki 1.000 anggota lebih yang aktif dan konsentrasi dalam pengembangan seni ilmu pencak silat. Pagar Nusa sendiri dijelaskan oleh Ketua PSNU Pagar Nusa Pamekasan Salman Al-Faris, sebagai lembaga yang memiliki tekad kuat dan bulat dalam melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjaga ulama.

“Hingga saat ini kami juga masih eksis dan komitmen dalam ikut mempertahankan kesatuan NKRI dan menjadi benteng utama para ulama. Tapi di era kini, tugas kita tidak hanya itu,” ujar Salman.

Namun demikian, menurut Salman, Pagar Nusa dewasa ini tidak hanya berorientasi pada pengamanan negara dan ulama, melainkan juga berkonsentrasi pada penyiapan serta pengembangan potensi dan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam bidang olahraga pencak silat. Bahkan pihaknya saat ini tengah fokus dalam penyiapan sejumlah atlet muda pencak silat yang diproyeksikan dapat mengharumkan nama NU dan kota asal di bidang olahraga seni bela diri pencak silat.

Pagar Nusa, saat ini telah tergabung ke dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). IPSI sendiri sebagai induk organisasi resmi pencak silat di Indonesia di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Karenanya, Pagar Nusa saat ini tengah fokus dalam pendampingan para atlet agar bisa membawa nama baik Pamekasan dan NU menjadi harum karena prestasi para atlet di bidang olahraga pencak silat.

Bahkan, setiap tahun, PSNU Pagar Nusa Pamekasan tidak pernah absen dalam menyumbangkan prestasi untuk Kabupaten Pamekasan. PSNU Pagar Nusa Pamekasan memiliki ratusan anggota di tingkat kecamatan dan ratusan anggota di tingkat komisariat serta ratusan anggota di tingkat rayon. Mereka aktif dan giat melakukan latihan dan penyiapan SDM atlet muda Pamekasan.

Kini, usianya sudah 35 tahun dalam mengabdikan diri kepada negeri, agama dan ulama. Pagar Nusa masih tetap eksis sebagai lembaga pencak silat. Di Pagar Nusa, seluruh anggota rutin melakukan latihan. Untuk menyiapkan diri di setiap event kejuaraan pencak silat baik di tingkat lokal, regional, dan nasional.

Di lingkungan NU sendiri, PSNU Pagar Nusa merupakan lembaga otonom yang berperan aktif di bidang pencak silat. Didirikan oleh tokoh dan ulama kharismatik yaitu Gus Maksum bersama beberapa pendekar hebat yang mendapatkan restu dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kala itu.

“Pamekasan menjadi salah satu kabupaten yang peminatnya tinggi dalam melestarikan tradisi peninggalan leluhur yaitu seni bela diri pencak silat,” pungkas Salman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *