Pagar Nusa UTM Gondol 14 Medali di Piala ISNU di Kediri

News141 views

KABARMADURA.ID | BANGKALAN- Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) membawa belasan medali dalam ajang Piala Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kediri antar perguruan tinggi se-Jatim.

Pembina UKM  PSNU Pagar Nusa UTM Badrud Tamam, mengungkapkan bahwa 14 medali berhasil dibawa pulang ke Bangkalan saat bertanding di kejuaraan antar perguruan tinggi se Jatim, dalam memperebutkan Piala Ketua ISNU Kabupaten Kediri.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Pertandingan berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 18 hingga 20 November. Tempatnya, di Gedung Serba Guna Nahdlatul Ulama (GSNU) Kediri. Alhamdulillah, 14 medali berhasil dibawa pulang,” ungkapnya pada Kabar Madura, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga:  Ingin Kepastian Kasusnya Diproses, Korban Pelecehan Seksual di Kantor BNI Datangi Kejari

Belasan medali itu meliputi 4 medali emas, 3 perak dan 7 perunggu. Raihan itu, menurutnya cukup memuaskan. Sebab, dalam ajang itu juga dipertontonkan pertandingan menarik. Atlet Pagar Nusa UTM bertanding dengan gigih. Hal itu ditunjukkan sejak latihan.

“Pagar Nusa UTM masih terbilang sangat baru, namun sudah menunjukkan kegigihannya. Memang persiapannya juga cukup panjang. Atlet dilatih keras dan disiplin yang tinggi. Patut diapresiasi perolehan ini,” imbuh Badrud.

Hal serupa juga disampaikan Official Tim UKM PSNU Pagar Nusa UTM Hafid, bahwa raihan itu cukup berkesan. Karena sesuai dengan target yang diberikan oleh pelatih dan pengurus. Meski terbilang baru, ada hasil baik yang berhasil diraih.

Baca Juga:  Satpol PP Pamekasan Minta Masyarakat Tidak Bangun Industri Rokok Ilegal

“Yang jelas walaupun kita sebagai UKM baru, setiap kejuaran pencak silat kita selalu bisa mendelegasikan. Alhamdulillah sering mendapatkan juara dalam even yang kita ikuti,” ujarnya.

Kata Hafid, dalam melakukan persiapan setiap ada kejuaran. Pihaknya, mengaku belum mendapatkan fasilitas yang dari Kampus. Tetapi, tekad pengurus dan atlet yang menjadi motivasi.

“Setiap persiapan sampai mengikuti kejuaraan, kita masih belum mendapatkan fasilitas kampus. Modal kami hanya tekad yang kuat, menjadi motivasi setiap pertandingan,” pungkasnya.

Reporter: Fathurrohman

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *