Paket 72 Resi Berisi Rokok Ilegal Madura Dikirim Lewat Ekspedisi Resmi ID Express

News, Headline124 views

KABAR MADURA | Kantor Bea Cukai Madura telah 11 kali menghentikan pengiriman rokok ilegal melalui jasa ekspedisi barang. Kendati begitu, tidak satu pun tersangka yang dijerat dalam operasi itu. Terbaru, penyitaan rokok ilegal dari mobil ekspedisi yang dicegat di Jalan Raya Tanjung Sampang, Rabu (21/2/2024).

Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi Bea Cukai  Madura Ari Yusalam mengatakan,  jasa ekspedisi yang digunakan pengirim untuk mengirim rokok ilegal itu adalah ID Express.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Dari hasil penggeledahan, ditemukan paket berisi rokok ilegal dengan 72 resi pengiriman. Mayoritas pengirimnya beralamat Pamekasan dan Sumenep. Ditaksir ada 20 merek rokok ilegal yang dibungkus dalam paket tersebut. Tujuan pengirimannya beragam, dari Jawa Tengah. hingga ke Jawa Barat.

Karena terdapat 128 paket lain yang bukan rokok ilegal di mobil ekspedisi itu,   sopirnya  tidak ditahan..

“Jasa pengirimannya ID Express, kami masih selidiki dari mana saja, tapi secara umum dari Pamekasan,” paparnya, Kamis (22/1/2024).

Baca Juga:  Meski Minim Anggaran, KONI Pamekasan Siapkan Bonus Rp25 Juta bagi Peraih Medali Emas Porprov Jatim 2023

Kendati demikian, Kantor Bea Cukai Madura kembali gagal menangkap pelakunya.  Ari Yusalam beralasan,  modusnya menggunakan pengirim dengan nama samaran dan alamat samaran, serta rokok yang dikirim disamarkan dengan barang lain.

“:Kalau untuk pengiriman barang sulit dijangkau, biasanya pengiriman barang tidak kami proses, tapi ada beberapa seandainya mengetahui untuk penjualannya, kami pasti arahkan ke pidana, tapi sekarang dengan aturan baru, ada beberapa tidak terkena pidana, apabila membayar administrasi, jadi ada  beberapa yang terkena sanksi administrasi, tapi barang tetap kami tahan. Kalau tidak sanggup bayar sanksi administrasi, maka kena sanksi pidana,” urainya.

Sedangkan dari 11 kali operasi sepanjang Januari hingga pertengahan Februari 2024,  pengirimnya terdeteksi menggunakan jasa ekspedisi dari Pamekasan.

Dari  penyitaan sebelumnya atau sepanjang 2023, Kantor Bea Cukai Madura berhasil menyita 6 juta batang dengan total kerugian ditaksir RP5,5 miliar. Kemudian 180 lainnya tidak teridentifikasi.

Baca Juga:  Pengalaman Berharga, Empat Panpel Madura United Praktik di FIFA Matchday Timnas Indonesia Vs Argentina

“Kalau pembuat rokok pabrik resmi, dia tidak akan berani membuat rokok tanpa pita cukai, karena kalau ketahuan pabriknya akan bermasalah, dipastikan akan terkena sanksi pidana,” ungkapnya.

HASIL OPERASI ROKOK ILEGAL DI AWAL 2024

  • 11 kali menghentikan pengiriman rokok ilegal sepanjang Januari-Februari 2024
  • Tidak satu pun tersangka yang berhasil dijerat
  • Rokok ilegal dikirim melalui jasa ekspedisi resmi
  • Mayoritas pengirimnya beralamat Pamekasan dan Sumenep
  • Ditaksir ada 20 merek rokok ilegal yang dibungkus dalam paket

OPERASI  ROKOK ILEGAL TERBARU (per 21 Februari 2024)

  • Dicegat di Jalan Raya Tanjung Sampang, Rabu (21/2/2024)
  • Pengirimannya gunakan jasa ekspedisi ID Express
  • Tujuan pengiriman ke Jawa Tengah. hingga ke Jawa Barat.
  • Tidak ada satu pun tersangka dijerat

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *