oleh

Pamekasan Call Care (PCC), Sekali Telepon Dapat Tiga Layanan

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh warganya, terus dilakukan. Berbagai upaya dilakukan agar warga Pamekasan terlayani dengan baik sehingga kesehatannya terjaga.

Kehadiran Pamekasan Call Care (PCC) sebagai instrumen program peningkatan layanaan kesehatan di Pamekasan, mendapat respon baik dari berbagai pihak. Dalam program ini terdapat sub pelayanan yang sangat membantu masyarakat, yaitu antar jemput gratis bagi warga yang sakit ke rumah sakit yang diinginkan.

Yang membuat warga Pamekasan sangat merasa terbantu, karena pada program ini tidak hanya menyediakan layanan antar jemput gratis, melainkan juga layanan sarana konsultasi kesehatan. Bahkan, Penanggung Jawab PCC Pamekasan Amir Chamdani menyampaikan, PCC memberikan tiga layanan dalam sekali telepon.

“Terutama yang kesulitan persyaratan yang tidak punya BPJS, kami selalu ingatkan. Bahkan ada yang konsultasi agar bisa mendapat jampersal, karena tidak punya BPJS,” ucapnya.

Ketiga layanan tersebut, yaitu layanan antar jemput gratis ke tempat fasilitas kesehatan (fakskes), layanan konsulitas kesehatan, yaitu mengenai cara-cara penanganan yang baik untuk segera dilakukan dan juga konsultasi mengenai obat yang seharusnya dikonsumsi.

Selain itu, PCC juga menyediakan layanan arahan terhadap faskes yang dianggap memungkinkan untuk memberikan penanganan atau arahan faskes terdekat agar pasien segera mendapatkan penanganan.

Kemudian, layanan arahan yang diberikan tim PCC terhadap pasien agar mendatangi petugas kesehatan yang dianggap bisa menangani setiap keluhan pasien. Ketiga layanan tersebut menjadi penyempurna program PCC Pamekasan.

“Kami tidak hanya bertugas sebagai operator, tetapi juga bersertifikat BPGD. Sehingga pada waktu telepon bisa memberi atensi dan cara penanganan,” lanjutnya.

Tetapi dia mengungkapkan, dalam perjalanannya, PCC bukan tidak memiliki kendala. Salah satu di antaranya warga yang tidak mengindahkan arahan fakses oleh operator. Sehingga pada saat diantar ke faskes yang dikehendaki pasien mereka kerap tidak kebagian kamar.

“Kadang sampai ke tempat dokternya tidak ada. Dan bahkan kadang harus dirujuk ke faskes lain. Bahkan kadang mintanya malah ke dukun,” ungkapnya.

Kendati begitu, Ketua Tim PSC 119 & Pamekasan Call Care, Moh. Rofiq Agus Musmulyadi mengungkapkan, selama ini tidak ada driver mobil Sigap yang mengeluh karena harus mengantar banyak warga yang sakit.

“Alhamdulillah, meski kadang mereka baru sampai rumah habis mengantar warga, saat ditelepon mereka langsung siap,” ungkapnya. (ali/waw)

 

 

Komentar

News Feed