oleh

Pamekasan Dijatah 6 Ribu Vaksin Sinovac, Bupati Siap Jadi Jaminan Keamanannya

KABARMADURA.ID, Pamekasan-Sebanyak 700 ribu vaksin Covid-19 buatan Sinovac sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Salah satunya Kabupaten Pamekasan. Kabupaten di Pulau Madura ini mendapat jatah  6 ribu lebih vaksin itu.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan siap menjadi orang pertama yang divaksin .

“Saya siap menjadi orang pertama yang divaksin. Ini sebagai contoh terhadap masyarakat bahwa vaksin Sinovac tersebut tidak berbahaya,” terang Baddrut Tamam, Senin (25/1/2021).

Selain dirinya, seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Pamekasan juga akan disuntik vaksin itu. Vaksinasi itu merupakan tahap pertama  di wilayah berjuluk Gerbang Salam ini.

“Semua forkopimda, sekda dan beberapa kepala dinas mengaku sudah siap disuntik vaksin sinovac pertama kali. serta beberapa ormas yang ada di Kabupaten Pamekasan ini,” imbuh Baddrut untuk menegaskan bahwa jajaran Pemkab Pamekasan menerima dan siap menjalankan vaksinasi Covid-19 itu.

Vaksin buatan Tiongkok itu dijadwalkan akan tiba di Kabupaten Pamekasan pada Jumat 29 Januari 2021. Sebelumnya, sempat direncanakan tiba pada 14 Januari 2021. Namun rencana itu batal. Pada rencana awal, terdapat sekitar 3 ribu nakes yang akan divaksin.

Selain itu, Pemkab melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan juga sudah menyiapkan tenaga vaksinator yang telah dilatih. Sedangkan jumlah vaksin yang dibutuhkan Pamekasan diperkirakan sekitar 1.833.212 dosis. Kebutuhan itu berdasarkan jumlah penduduk Pamekasan, yakni 915.606 jiwa. Sedangkan vaksinasi setiap personal akan dilakukan dua kali.

Secara teknis, vaksinasi akan digelar dalam empat gelombang. Gelombang pertama untuk nakes, gelombang kedua untuk petugas pelayanan publik, gelombang ketiga akan diberikan kepada pelaku ekonomi produktif, sedangkan gelombang keempat untuk masyarakat rentan lainnya.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya untuk pelatihan serta untuk petugas yang akan melakukan vaksinasi. Dan untuk pelaksanaannya kami masih mau koordinasi kembali kapan yang hari dan tanggalnya,” tutupnya.

Reporter: Subaidi

Redaktur: Wawan Awalluddin

Komentar

News Feed