Pamekasan Targetkan 28 Ribu Hektare Produksi Tembakau

News258 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan 28 ribu hektare untuk diproyeksikan sebagai lahan tembakau di tahun 2023.

Bahkan, di 2023 ini, musim kemarau diprediksi akan lebih panjang dibandingkan 2022 lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Sarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Slamet Supriyadi menyampaikan, jumlah lahan tembakau yang sudah tergarap di awal Juni sudah mencapai 7 ribu hektare.

Angka tersebut berdasarkan inventarisasi lahan pertanian melalui penyuluh pertanian yang tersebar di 13 kecamatan.

Jika dibandingkan tahu 2022 dengan target 25 ribu hektare, target lahan tembakau 2023 meningkat 3 ribu hektare. Tetapi realisasi lahan yang ditanami tembakau 2022 hanya 13 ribu.

Baca Juga:  Temukan Ratusan Data Ganda, Puluhan Ribu Warga Pamekasan Dicoret dari PBIN

“Target untuk Pamekasan biasanya setiap tahun antara 25 sampai 35 ribu hektare, tahun ini 28 ribu hektare, tahun lalu 25 hektare, tidak tahunya yang ditanami hanya 13 ribu, karena cuaca tidak mendukung,” paparnya, Senin (12/6/2023).

Dia menjelaskan, tutup tanam tembakau 2023 harus tuntas akhir Juni, karena kemaraunya panjang. Sehingga jika melewatinya, dikhawatirkan petani kesulitan air untuk menyiram tembakaunya.

“Untuk produksi setiap satu hektare diprediksi 7 sampai 8 kuintal,” ulasnya.

Untuk break even point (BEP) tembakau tahun 2023 belum diputuskan tetapi tidak jauh berbeda dengan tahun 2022 lalu, yakni: tembakau sawah Rp34.636 per kilogram, tembakau tegal Rp43.779 per kilogram, dan tembakau gunung yang dipatok Rp54.235 per kilogram.

Baca Juga:  Bank BPRS Bhakti Sumekar Hibahkan Mobil Sehat ke RSUD Sumenep

“Kalau harga tembakau nanti mengikuti sesuai dengan mutu, kami tidak bisa menentukan, tapi kami punya ancer-ancer,” urainya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Khairul Umam menyampaikan, memasuki tanam tembakau 2023 perlu dilakukan analisis secara komprehensif.

Sehingga petani tembakau tidak ketar ketir terhadap penjualan hasil panen tembakau, utamanya memastikan harga tembakau terjamin. Tak cukup itu, untuk ketersediaan pupuk petani harus juga diperhatikan ketersediaannya.

“Jadi harus memberikan informasi yang positif terhadap perkiraan harga panen tembakau, sehingga masyarakat tidak dihantui kekhawatiran dan keragu-raguan, makanya butuh Analisa yang komprehensif,” kata Umam.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *