Pananggung Jawab Ganti, Penanganan Masalah BPNT Kian Molor

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) BELUM SERTIJAB: Pengelolaan BPNT amburadul, Dinsos Sampang belum ada rencana perbaikan data.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Pengalihan pengelolaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Sampang, belum memunculkan tanda-tanda perbaikan pengelolaannya.

Belakangan ini, program tersebut mendapat sorotan miring, utamanya terkait data penerimanya. Akibatnya, di awal tahun 2021 ini sudah terdapat 47 ribu data keluarga penerima manfaat (KPM) terhapus secara otomatis.

Bacaan Lainnya

Pengalihan itu berdasarkan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 Sebelumnya dikelola oleh Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinsos Sampang.

Kepala bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinsos Sampang, M. Nashrun membenarkan bahwa BPNT tersebut sudah dikelola bidang Linjamsos, bahkan datanya sudah diserahkan.

“Tahun 2021 ini BPNT sudah dialihkan ke bidang Linjamsos, jadi ke depan ini sudah bukan saya,” ungkapnya, Minggu (24/1/2021).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Linjamsos Dinsos Sampang Erwin Elmi Syahrial menuturkan, BPNT tahun 2021 memang sudah menjadi tanggung jawab bidangnya. Namun belum serah terima jabatan (sertijab).

Soal dihapusnya 47 ribu data KPM,  dirinya mengaku masih akan mengkaji dan berkoordinasi soal mekanisme serta prosedur lainnya. Setelah semua sudah dipahami, yang akan  diperbaiki bisa diketahui.

“Datanya baru dikasih kemarin, jadi kami belum ada rencana, yang jelas jika ada hal yang harus diperbaiki, ke depan akan kami perbaiki,” tuturnya.

“Data BPNT dan PKH itu berbeda. Jadi, nanti butuh disinkronkan. Karena, ada penerima BPNT murni dan ada penerima BPNT yang rangkap dengan PKH,” imbuh Erwin. (mal/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *