Pandemi Covid-19, Disperindag Pastikan Tiadakan Pasar Takjil

  • Whatsapp
(KM/Razin) Meninjau: Wakil Bupati Sumenep Ach Fauzi saat mendatangi Pasar Takjil tahun lalu.

Kabarmadura.id/Sumenep-Dalam menyiasati mewabahnya Covid-19 maka aktivitas pasar takjil selama bulan Ramadan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep resmi ditiadakan meskipun tanpa surat edaran (SE). Kepala Disperindag Sumenep Agus Dwi Saputra menyampaikan, masyarakat tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas di luar rumah hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kalau pasar murah kami pastikan ada, tetapi kalau pasar takjil karena kondisinya sekarang seperti ini. Maka tidak akan diadakan di Sumenep ini, biar masyarakat menyediakan sendiri di rumahnya masing-masing. Karena ini memang sudah darurat,” katanya, kemarin.

Sementara alasan tidak perlu surat pemberitahuan secara tertulis, pihaknya menganggap semua fasilitas yang dibutuhkan oleh pasar di daerah perkotaan itu memang sudah disediakan, termasuk tempat-tempat jualannya. Sehingga kalau pemerintah sudah tidak menyediakan maka otomatis pasar tersebut tidak akan berjalan.

“Tidak  perlu surat edaran kalau pasar takjil, karena yang menyediakan fasilitas-fasilitasnya adalah kami. Maka saya rasa hal itu tidak perlu diberikan SE. Untuk sementara memang kami masih difokuskan pada antisipasi pencegahan Covid-19 ini,” imbuhnya.

Dan termasuk yang menjadi fokus perhatiannya juga adalah rencana-rencana atau konsep yang akan diterapkan terhadap pelaksanaan atau pendistribusian pasar murah, karena kedua kegiatan menjelang Ramadan itu memang menjadi atensi tersendiri untuk lebih diperhatikan oleh pemerintah.

“Intinya yang menjadi sesuatu yang kurang mendesak alangkah baiknya tidak usah dilaksanakan terlebih dahulu, menunggu situasi yang aman,” pungkasnya. (ara/pai)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *