Panen Puluhan Hektar Garam di Sampang Mundur

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MERUGI: Nasib petani garam di Sampang semakin tidak karuan setelah garam tidak terserap malah saat ini lahan banyak rusak akibat tergenang air hujan.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Petani garam kembali mengalami kerugian setelah turun hujan selama beberapa hari pekan ini. Mereka gagal panen lantaran lahan tambak rusak akibat hujan. Sedikitnya, puluhan hektar panen garam dipastikan akan mundur. Petani harus menguras lahan, untuk kembali melakukan penggaraman.

Sura’ie salah satu petani garam mengaku, banyak panen garam yang gagal. Bahkan, sebagian besar petambak hanya menunggu panen dengan hasil garam yang rusak.  Sehingga banyak pegaraman gagal produksi. “Banyak mas ada sekitar puluhan hektar. Dari polagan, Aeng Sareh, Apaan hingga Desa Pangarengan semuanya tergenang air hujan. Banyak yang harus ditunda panennya,” keluhnya, Kamis (16/9/2021).

Diperkirakan tambak yang rusak lebih dari 20 hektar. Sebagian pemilik tambak harus membayar pekerja untuk memperbaiki lahan. Itupun, biayanya tidak sedikit yang dihabiskan oleh para petani garam. Apalagi, sebagian tambak belum diperbaiki. Bahkan saat hujan pertama, banyak petani tidak siap melakukan penggaraman. Sehingga tidak sempat dilakukan antisipasi.

“Beruntung masih bisa diselamatkan puluhan sak garam. Memang ada garam milik salah satu petani masih ditimbun di sekitar lahan tambak,” jelasnya.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *