Pansel JPT OPD Sampang Selektif dan Transparan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ist)

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Nilai akumulasi tes seleksi jabatan pimpinan pratama yang diumumkan,  menjadi atensi Komisi I DPRD Sampang. Mereka menyarankan, agar seleksi pejabat harus transparan dan objektif. Sehingga, menghasilkan pemimpin berkualitas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya, mempertimbangkan konsisten ilmu calon pejabat. Bila perlu, sesuai dengan keahliannya dalam melaksanakan tugas dan wewenang.

“Jika semua OPD ditempati orang yang kompeten, maka roda pemerintahan dipastikan lebih baik. Kami berharap keputusan harus transparan,” ujar anggota Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman, Rabu (25/8/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menegaskan, keputusan pemilihan pejabat terakhir ada di tangan bupati. Setelah ada evaluasi dari beberapa pihak sebelumnya. Sehingga, penentuan pejabat diharapkan berdasarkan keputusan objektif. Bukan akibat kedekatan, terlebih adanya jual-beli jabatan. Sebab, praktik jual-beli jabatan akan merusak tatanan pemerintahan.

“Tidak menutup kemungkinan, adanya keputusan yang salah. Akan menghambat laju roda pemerintahan. Jadi, tidak boleh ada jual-beli jabatan. Penentuan pejabat, harus selektif. Tidak hanya cukup pada proses seleksi. Harus transparan,“ tegasnya.

Sebelumnya, menyebar hasil tes tiga besar perolehan skor setiap OPD. Surat pengumuman ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi (pansel) JPT di tujuh pimpinan OPD di Sampang. Kondisi itu, dibenarkan oleh Ketua Pansel JPT Yuliadi Setiawan. Menurutnya, semua proses seleksi sudah dilakukan secara profesional. Penentuan nilai dianggap sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk sementara masih menunggu hasil evaluasi AKSN. Selanjutnya, kebijakan bapak bupati,” responnya. (man/ito)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *