Pantai Camplong Sepi Pengunjung, Pedagang Memilih Gulung Tikar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MERUGI: Sebagian pedagang di Pantai Camplong memilih untuk menutup kiosnya sebab pengunjung menurun drastis.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Sejumlah kios milik pedagang di Pantai Camplong tutup akibat minim pengunjung. Hal itu menyebabkan penghasilan yang diperoleh para pedagang menurun drastis, bahkan merugi. Padahal, wisata Pantai Camplong telah dibuka sejak beberapa bulan lalu. Dari 14 kios yang ada, hanya dua pedagang yang masih beroperasi. Satu kios menjual makanan, satunya lagi menjual baju batik.

“Kondisinya sangat sepi. Yang lain tutup semua karena rugi. Sehingga hanya dua pedagang yang buka. Sebab tidak ada pendapatan lain, selain berjualan, ” kata Maryamah, salah satu PKL di Pantai Camplong.

Ia mengaku, setiap harinya nyaris tidak ada pengunjung. Hal itu menyebabkan dagangannya tidak laku. Menurutnya, pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung baru berdatangan. Namun, jumlahnya sangat sedikit, tidak sebanding dengan pengunjung sebelum terjadinya wabah Covid-19.

“Sudah satu tahun setengah kondisinya begini. Bahkan di awal-awal, pedagang dilarang beroperasi. Sehingga semakin menambah kerugian karena barang jualan tidak laku,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Sampang, Marnilam mengaku sudah mengeluarkan izin ke sejumlah lokasi wisata, termasuk di Pantai Camplong. Hanya saja menurutnya, pengunjung mengalami penurunan sampai saat ini.

“Semoga segera pulih. Sehingga pendapatan pedagang kembali normal,” imbuhnya.

 

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *