oleh

Pantai Lombang Tercemar Limbah, Diduga dari Tambak Udang Berizin

KABARMADURA.ID, Sumenep -Limbah yang menyebar di Pantai Lombang menjadi sorotan. Selain sangat berdampak pada lingkungan, pengunjung akan enggan berwisata lantaran jorok dan merusak tatanan yang ada.

Anggota komisi IV DPRD Sumenep M. Syukri meminta pemerintah menyikapi serius kondisi itu. Sebab, wisata yang sudah terbangun lama itu membutuhkan keindahan dan kelestarian.

Dia sangat menyayangkan, jika tidak segera ditindaklanjuti, maka Pantai Lombang menjadi tempat pembuangan sampah saja.

“Jika dirusak karena adanya limbah, ini menjadi pertanyaan besar,pemerintah harus turun dan harus hadir,” katanya, Senin (2/11/2020).

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmad Zainur Rakhman mengatakan, mengenai tambak dan limbah sudah menjadi atenasi lama. Khusus di Pantai Lombang akan segera disikapi dengan serius. Sebab, dirinya juga pernah melihat sendiri, di Pantai lombang juga ada pipa pembuangan yang akan menimbulkan pencemaran.

“Dari sisi perizinan juga harus dikaji, jangan asal menerbitkan izin tambak jikalau tidak sesuai RTRW yang ada,” ujar dia.

Kepala Bidang (Kabid) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep Kukuh Agus Susyanto mengakui sudah ada 16 tambak yang mengantongi izin, termasuk di daerah Pantai Lombang.

Mengenai Pantai Lombang menjadi tempat pembuangan limbah, dirinya masih mempertanyakan. Sebab, di sekitar pantai itu juga banyak tambak udang yang tidak mengantongi izin.

“Jika limbah teresubut dari tambak udang yang berizin, maka kami akan caput izin operasinalnya,” tukasnya. (imd/waw)

Komentar

News Feed