Pantau PTM, Disdik Sumenep Temukan Beberapa Hal di Sekolah

  • Bagikan
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERTANGGUNG JAWAB: Dinas Disdik Pendidikan Sumenep melakukan pantauan pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) pertama pada Selasa (26/01/2020).

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai dilakukan di seluruh sekolah di Sumenep, Selasa (26/1/2020). Berdasarkan pantauan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, tidak ada kendala dalam pelaksanaannya.

Plt Kepala Disdik Sumenep Mohamad Iksan mengaku, pantauan itu dilakukan tanpa memberitahu pada sekolah yang dikunjungi. Hasilnya, tidak satu pun sekolah yang melanggar protokol kesehatan (prokes).

Kunjungan itu dimulai dari beberapa lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Kedatangannya juga sekaligus memberikan arahan.

“Alhamdulillah anak-anak sudah menggunakan masker dan jaraknya sudah sesuai petunjuk teknis PTM saat ini,” katanya, Selasa (26/01/2020).

Bila perlu, tegas Iksan, para siswa dijemur sebelum masuk, supaya imun tubuh kuat. Sehingga, penyebaran Covid-19 tidak hinggap pada anak sekolah, serta para guru dan jajaran staf sekaligus kepala sekolah.

Soal berakhirnya PTM, tidak terikat waktu, tergantung situasi dan kondisi dan petunjuk dari pemerintah pusat.

“Setiap bulan kami akan melakukan rapat evaluasi,”paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Sumenep Mohammad Saidi mengatakan, Disdik Sumenep melakukan PTM pertama pada Selasa (26/01/2020). Selain itu, PTM juga dipantau  pengawas serta bidang PAUD, SD, SMP Disdik Sumenep.

“Pantauan itu untuk memastikan apakah pelaksanaan sesuai protokol Covid-19 atau tidak,” ucapnya.

Protkes diterapkan sejak siswa masuk ke lingkungan sekolah sampai dengan jam pelajaran. Harapannya, dari semua tahapan itu, siswa wajib mematuhinya, seperti cuci tangan, cek suhu tubuh, memakai masker dan menjaga jarak.

“Bagi para siswa dan guru yang sakit, tidak usah dipaksa masuk,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdik Sumenep, terdapat sekitar 1.745 sekolah di bawah naungan Disdik Sumenep yang akan menggelar PTM itu, di antaranya 900 pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak kanak (TK) sebanyak,  575 sekolah dasar negeri dan swasta, 79 SD Islam, 43 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan 148 SMP swasta. (imd/waw)

Baca juga  Perbaikan Kerusakan Masjid Pemkab Lamban

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan