Parkir Pasar Tak Teratur, Disdag Bangkalan Kebingungan

  • Whatsapp
(FOTO: MELANGGAR: )Beberapa kendaraan melakukan parkir di rambu larangan parkir di depan pasar Sorjan, Bangkalan, kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Keberadaan pasar tradisional di Bangkalan tak miliki lahan parkir. Sehingga kondisi tersebut menimbulkan kemacetan. Bahkan tidak jarang ditemukan sejumlah parkir menggunakan jalan umum sebagai lahan parkir.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Bangkalan Sutanto menyampaikan, pihaknya tengah mencari solusi mengatasi kemacetan di pasar tradisional. Tetapi salah satu kendalanya adalah lahan parkir.

Bacaan Lainnya

”Kami sudah sejak Tiga tahun lalu mencari lahan untuk parkir pasar tetapi belum dapat,” katanya.

Kata Sutanto, dari 22 pasar tradisional di Bangkalan, masih banyak pasar yang sering dikeluhkan, hal itu karena menimbulkan kemacetan ketika hari pasaran. Seperti pasar Burneh, Tanah Merah, Blega, Klampis, dan Sepuluh. Ia mengaku sudah menegaskan ke petugas pasar agar tidak menggunakan jalan umum untuk lahan parkir.

”Setiap pagi mereka saya tugaskan untuk mengawasi parkir dan penjual, agar tidak ada yang berjualan atau parkir di jalan umum,” tegasnya.

Sedangkan menurut Ketua Tata Usaha (TU) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perhubungan, Dinas Perhubungan Bangkalan Irfan Hidayat mengaku sudah melakukan pengawasan di titik kemacetan pasar tradisional. Tetapi terkendala karena ramainya pengunjung pasar. ”Kami sudah jadwalkan petugas di titik tersebut, tapi memang agak terkendala keramaian,” tuturnya.

Irfan juga mengaku sudah melakukan kerjasama dengan pengelola parkir setempat, hal itu agar bisa mengurai kemacetan di jalan umum. Dan dengan tegas mengingatkan agar tidak menggunakan jalan umum jadi lahan parkir. ”Biasanya kemacetan itu karena pengunjung pasar susah diatur, mereka memilih tidak mau parkir dan diletakkan seenaknya saja,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *