oleh

Parpol Pengusung Ziva Pastikan Fauzi-Eva Tidak Sekedar Pikirkan Kepentingan Partai

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Tinggal menghitung jari,Ahmad Fauzi dan Dewi Khalifah(Ziva) bakal dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Sumenep. Pasangan yang diusung lima partai politik (parpol) ini, dinyatakan menang Pilkada Sumenep 2020. Lima parpol tersebut, kini menaruh harapan besar kepada pasangan tersebut.

Lima partai pengusung itu antara lain Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), PartaiGerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN Sumenep, Faisal Mukhlis mengatakan, meski tidak ada MoU secara tertulis, pihaknya merasa perlu dilibatkan dalam pembangunan di Sumenep.

Tetapi untuk kebijakan, PAN hanya berkeinginan mengawal seluruh visi-misi yang sudah dikampanyekan pasangan Ziva kepada masyarakat. Sehingga PAN juga menpunyai peranan dalam memyerap aspirasi masyarakat.

“Kalau untuk PAN sendiri, karena ukuran maju atau tidak itu ditandai dengan jumlah kursi di legislatif. Berharap bertambah hingga 10 kursi lah,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumenep Zahidi juga menyampaikan, tujuan mendukung di pilkada agar masyarakat dapat pelayanan prima.

Zahidi juga mendukung program pemerintah, selama keberpihakan dan manfaatnya kepada masyarakat jelas. Untuk masa depan Partai Gerindra sendiri, tentunya berusaha untuk mendapatkan tambahan semaksimal mungkin, target realistisnya 2 kursi perdapil.

“Kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, transportasi, dan bidang lainnya insyaallah semoga mendapatkan pelayanan yang lebih baik sesuai slogannya, Bismillah Melayani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPDPKS Sumenep Rimbun Hidayat juga menyampaikan, setelah menang, pada hakikatnya mempunyai keingan yang sama dengan partai pengusung lain, yaitu untuk meratakan pembangunan di kabupaten paling timur Pulau Madura ini.

Namun yang paling penting, setiap dua bulan sekali, seperti kesepakatan di awal, setiap partai pengusung harus melakukan diskusi dan evaluasi untuk mengawal kebijakan selama memimpin Sumenep ke depan.

“Rata antara kepulauan dan daratan, seperti kampanye Nyai Eva. Terutama pemuda juga lebih diperhatikan,” papar Rimbun.

Sedangkan menurut Sekretaris PDI Sumenep Abrari, setelah menang, ada tugas yang lebih urgen. Salah satunya adalah bagaimana visi misi yang kesannya mudah tapi banyak target yang harus dituntaskan.

“Kerja meminpin Sumenep adalah tugas bersama, masyarakat juga harus mengawal,” ujar dia.

Sebelumnya, kemenangan itu dinyatakan dalam hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara oleh KPU Sumenep. Ahmad Fauzi dan Dewi Khalifah berhasil meraih dukungan 319.876 suara.Sedangkan lawannya, pasangan Fattah Jasin – KH. Ali Fikri mendapat 296.676 suara.(ara/waw)

Komentar

News Feed