Partai Demokrat Pasang Reklame Ilegal di Jalan Raya Panglegur Kabupaten Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) ILEGAL: Reklame milik Partai Demokrat terpasang pada space iklan tidak berizin di Jalan Panglegur, Kabupaten Pamekasan, tepatnya di samping RSUD SMart.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Maraknya reklame tidak berizin di Kabupaten Pamekasan, rupanya tidak hanya dilakukan oleh para pengusaha nakal, melainkan juga dilakukan oleh salah satu partai politik (parpol) besutan mantan Presiden Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu Partai Demokrat.

Diketahui, Partai Demokrat memajang reklame di salah satu space iklan di Jalan Raya Panglegur. Pada reklame tersebut, terpampang gambar Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Bacaan Lainnya

Menurut petugas reklame Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Hafi mengungkapkan, reklame tersebut tidak mengantongi izin. Bahkan,  space iklan yang dipasangi baliho, merupakan space tidak bertuan alias tidak diketahui pemiliknya.

“Sudah lama tidak diperpanjang izinnya. Pihak Demokrat belum pernah mengurus izin pemasangan reklame pada space iklan tersebut, artinya tidak mengurus izin ke kami,” terangnya, Minggu (20/12/2020).

Lebih lanjut Hafi mengungkapkan, sudah menyurati pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk dilakukan pembongkaran pada space tak bertuan tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari Satpol PP, selaku penegak peraturan daerah (perda).

“Sudah kami surati Satpol PP untuk dibongkar, tapi belum dilakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Pamekasan, Kusairi mengaku, tidak mengetahui terpasangnya reklame Partai Demokrat di Jalan Panglegur di space tidak bertuan dan tidak berizin. Pihaknya, masih akan melakukan penelusuran terkait keberadaan izin reklame tersebut ke DPMPTSP sebelum dilakukan penertiban.

Kendati begitu, pihaknya mengetahui bahwa space iklan yang dipasangi baliho Partai Demokrat itu, tidak bertuan dan tidak berizin. Namun, belum memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan pembongkaran. “Ya kan itu butuh biaya membongkar itu. Sementara biayanya masih belum ada, nanti kalau sudah turun kami bongkar,” janji Kusairi.

Kusairi berjanji, akan tegas menertibkan setiap reklame yang terbukti tidak berizin, termasuk reklame milik Partai Demokrat tersebut. Bahkan dia mengaku, jika benar terbukti, reklame itu tidak mengantongi izin, maka akan segera diturunkan. sebab, tidak tebang pilih dalam melaksanakan tugasnya.

“Semua akan kami tertibkan, karena memang itu tugas kami. Banyak kok yang sudah kami turunkan, kami tidak tebang pilih,” tegasnya. (ali/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *