oleh

Partai Nasdem Ingin Pilkada Sumenep Cukup Dua Kandidat F Nasdem

Kabarmadura.id/SUMENEP-Partai Nasdem Sumenep mengalami hal berbeda dibandingkan beberapa partai politik (parpol) lainnya. Kendati pilkada tinggal beberapa bulan lagi, belum satu pun kandidat, baik calon bupati (cabup) maupun calon wakil bupati (cawabup) yang mendekat.

Kendati demikian, Partai Nasdem punya keinginan, pilkada Sumenep mendatang cukup menampilkan dua kandidat saja.

Alasan itu, kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Sumenep A. Tirmidzi Mas’ud, supaya partainya bisa fokus memenangkan pada satu calon terpilih nantinya.

“Ya meskipun masih belum ada yang mendekat dengan kami, dan juga kami belum melakukan pendekatan secara intensif, maka kami hanya menghendaki agar dua calon saja nanti yang bisa bertarung di Sumenep ini,” katanya, Kamis (9/7/2020).

Penyebab lain Partai Nasdem belum menentukan arah koalisinya tersebut, beberapa nama calon bupati yang sudah disetor ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, belum mendapat tanggapan.

Namun ada yang berbeda di sistem yang diterapkan oleh Nasdem, meskipun DPP-nya memberikan kewenangan terhadap rekomendasi kepada salah seorang calon, tapi otoritas itu sudah dimandatkan ke koordinator wilayah masing-masing.

Tujuannya, yang lebih paham kondisi di daerah itu, adalah pengurus di lokasi tersebut. Sehingga tidak ada istilah lobi ke DPP untuk mengharapkan rekomendasi.

“Ini yang berbeda dengan partai lain, karena yang bisa menentukan rekom kepada siapa, adalah pimpinan di daerah masing-masing. Kalau di sini ya koordinator wilayah Madura yang bisa memberikan rekom, tidak ada lobi-lobi,” imbuhnya.

Dia juga membantah opini publik bahwa Partai Nasdem Sumenep sudah mendekati salah satu calon. Karena sampai saat ini masih belum ada sosok yang akan digandeng partainya. Selain tidak ada komunikasi dengan beberapa calon, pihaknya juga masih fokus mematangkan kekuatan di internal partai. Sebab, hanya memiliki 3 kursi di legislatif, menjadikan Nasdem sadar diri.

“Kalau ada kabar salah satu pengurus Nasdem dekat dengan pak Fattah Jasin, itu di luar kontrol partai. Karena kalau saya kan belum ada yang didekati. Kalau misalnya hari ini ada yang betamu itu di luar kepentingan partai,” paparnya

Sedangkan nama-nama calon bupati yang sudah diajukan ke DPP Partai Nasdem antara lain Fattah Jasin (birokrat), Achmad Fauzi (ketua DPC PDI P), KH Moh Shalahuddin Warits (ketua DPC PPP), Doni Siraj, Achmad Yunus (pengusaha) dan Malik Efendi (politisi PAN).

Sedangkan untuk bakal cawabup adalah Ny Hj Dewi Khalifah, ketua DPC Partai Hanura dan ketua Muslimat NU Sumenep.

Sejauh ini, sudah ada parpol pengusung dan pendukung yang menetapkan pasangan kandidat. Yakni pasangan kandidat Achmad Fauzi dan Ny. Hj. Dewi Khalifah yang diusung PDI-P, kemudian Fattah Jasin dan Mohammad Ali Fikri A. Warits yang diusung PKB.

Selain Partai Nasdem yang memeliki 3 kursi legislatif, masih terdapat enam parpol pemilik kursi di legislatif yang belum mengusung dan menentukan dukungan. Parpol itu antara lain PPP dengan 7 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, Partai Hanura 3 kursi. PKS 2 kursi, PBB 1 kursi.

Bahkan, kendati PKB mengusung cawabup dari kader PPP, namun partai berlambang ka’bah ini belum terang-terangan mendukung PKB. Kondisi serupa juga terjadi pada Partai Hanura yang belum mengeluarkan rekomendasi dukungan kendati ketua DPC-nya sudah jadi kandidat cawabupnya Ahmad Fauzi dari PDI-P. (ara/waw)

 

Komentar

News Feed