Pasangan Fauzi-Eva Menang Telak di TPS Khusus

  • Bagikan
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) DALAM BINAAN: Dibarengi nuansa hujan deras, suasana pencoblosan di TPS khusus, Rutan Kelas IIB Sumenep, menjadi terasa adem.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Tempat pemungutan suara (TPS) khusus di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep hanya dibentuk di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep. Rutan tersebut tercatat sebagai TPS 13 di Kelurahan Pabian, Kecamatan Kota, Sumenep.

Dari hasil rekapitulasi di TPS 13, menunjukkan pasangan calom (paslon) nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah, yang menang telak dengan total suara 267.

Berbeda dengan paslon nomor urut 2, Fattah Jasin-M Ali Fikri Warits, yang hanya memperoleh empat suara. Satu suara sisanya tidak sah.

Sejatinya di Rutan Kelas IIB Sumenep memiliki 242 warga binaan yang masuk daftar pemilih tetap (DPT). Namun, seiring berjalannya waktu, tinggal 218 orang, lantaran yang lainnya sudah bebas.

Tapi, Kepala Rutan Kelas IIB Vivierdi Anggoro menjelaskan, jumlah suara menjadi 272 suara lantaran dalam kurun waktu pendataan hingga pencoblosan, 54 warga binaan masuk.

“Dalam perjalannya waktu ada yang bebas, jadi ada 218 orang. Serta ditambah tahanan baru dengan membawa A5 sekitar 54 orang,” ungkapnya saat ditemui Kabar Madura, Rabu (9/12/2020).

Pemilihan di dalam rutan itu juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, seperti cuci tangan sebelum masuk, pakai masker, serta sarung tangan plastik.

Vivierdi meyakini, proses pencoblosan yang terus diguyur hujan, menjadi sinyal jalannya pemungutan suara akan adem tanpa konflik.

“Turunnya hujan ini membuat pilkada adem ayem dan tentram,” tutup Vivier. (idy/waw)

 

Baca juga  Ini 6 Calon Kepala Dinsos dan Satpol PP Sumenep dengan Nilai Tertinggi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan