Pasar Anum dan Lenteng Sumbang PAD Terbesar

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pasar tradisional merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sumenep. Namun, hanya ada 2 pasar yang berhasil menyumbang PAD secara signifikan, yakni Pasar Anom Kabupaten Sumenep dan Pasar Kecamatan Lenteng.

“Sementara yang paling besar itu sumbangan kepada kabupaten ini hanya dua pasar masih, pertama Pasar Lengteng dan kedua Pasar Senin, itu untuk sementara,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, R. Abd. Said, Senin (26/8).

Berdasarkan data tahun 2018, yang paling banyak menyumbang PAD adalah Pasar Anom yaitu Rp374.036.870, Pasar Lenteng sebesar Rp277.687.500, Pasar Ganding Rp58.557.500, Pasar Prenduan Rp52.224.300, Pasar Bluto Rp26.335.000, dan Pasar Manding Rp24.955.000.

Said juga menjelaskan bahwa salah satu sebab produktivitas kedua pasar tersebut adalah dikarenakan pasarnya nyaris beroperasi setiap hari, meskipun hanya sekadar dagangan-dagangan ringan seperti ikan, jajan, dan buah-buahan.

“Selain karena beroprasi setiap hari, juga termasuk ada pedagang sapi juga di sana, seperti di Pasar Lenteng,” imbuhnya.

Selain itu untuk pasar-pasar yang lain, yang masih lebih rendah dari kedua pasar tersebut dikarenakan akses pasar yang memang kurang strategis dan luas lahan yang terbatas. Tetapi ia tetap menghimbau kepada seluruh pengelola pasar yang ada di Sumenep terutama yang pernah disentuh bantuan pemerintah agar juga memaksimalkan upaya peningkatan PAD. Karena nantinya hasil PAD juga akan kembali ke masyarakat. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *